nasional

Mulai 1 Januari 2023, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Ini Alasan Dari KLHK

Selasa, 27 Desember 2022 | 21:52 WIB
Jalur pendakian ke Gunung Rinjani ditutup mulai 1 Januari 2023, kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) berikan alasannya.Foto / Pixabay / Raw_Image6 /

VIEWJABAR - Mulai 1 Januari 2023, jalur pendakian ke gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat ditutup.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan alasan kenapa jalur pendakian ke gunung Rinjani ditutup.

Penutupan jalur pendakian gunung Rinjani ditutup mulai 1 Januari 2023 hingga 31 Maret 2023 mendatang.

Baca Juga: Dilaporkan Selewengkan Bantuan untuk Korban Gempa ke KPK, Begini Jawaban Bupati Cianjur

Kepala Balai Taman Nasional gunung Rinjani, Dedy Asriady menyatakan penutupan jalur pendakian ke gunung Rinjani karena cuaca ekstrem dan membahayakan bagi keselamatan jiwa.

Sesuai dengan Informasi perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Mataram kondisi cuaca cukup ekstrem.

Di mana curah hujan terjadi tinggi dan berpotensi terhadap terjadinya angin kencang, hujan lebat dan juga banjir di pulau Lombok.

Baca Juga: Kabupaten Garut dan Blitar Jalin Kerjasama di Bidang Peternakan

"Penutupan jalur pendakian juga dalam rangka pemulihan ekosistem di kawasan Taman Nasional gunung Rinjani," kata Dedy Asriady dilansir dari Antara Selasa 27 Desember 2022.

Kata Dedy Asriandy semua jalur pendakian ke gunung Rinjani ditutup total mulai 1 Januari 2023.

Baik itu jalur pendakian ke jalur wisata pendakian Senaru dan Torean di Kabupaten Lombok Utara ditutup.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Roti Unyil, Lembut dan Empuk, Bisa Jadi Peluang Usaha

Jalur pendakian Sembalun, Timbanuh, dan Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah.

Untuk para pendaki yang melakukan pendakian pada 31 Desember 2022 maka sudah harus ke luar dari Rinjani maksimal pada 3 Januari 2023 untuk semua jalur pendakian.

Halaman:

Tags

Terkini