nasional

Status Gunung Ijen di Jawa Timur Jadi Waspada, PVMBG Jelaskan Alasannya

Sabtu, 7 Januari 2023 | 20:51 WIB
PVMBG memberikan alasan kenapa status Gunung Ijen menjadi waspada dari sebelumnya status normal. Foto / Instagram / pvmbg_ /.

Terjadi satu kali gempa tremor non-harmonik, tiga kali gempa tornillo, 890 gempa vulkanik dangkal, 20 gempa vulkanik dalam, 9 kali gempa tektonik lokal, dan tremor menerus dengan amplitudo 0,5 sampai 2 milimeter (dominan 1 milimeter).

Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Petani Asal Usul Muncul Nama Petani Dari Soekarno dan Sansekerta

 Kata Hendra Gunawan dari hasil pengamatan data visual dan instrumental terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. Dan itu ditandai dengan meningkatnya kejadian gempa hembusan dan gempa vulkanik dangkal sejak Juli 2022.

Ini kata Hendra Gunawan menunjukkan  terjadinya peningkatan tekanan pada kedalaman dangkal sebagai akibat dari aktivitas hidrothermal.

Peningkatan tekanan tersebut  kata Hendra Gunawan telah menyebabkan meningkatnya kejadian gempa hembusan di Gunung Ijen.

Baca Juga: Alun-alun Singaparna Tasikmalaya Bersolek, Jadi Kinclong, Wabup Tasik Cecep Nurul Yakin Ajak Warga Begini

Selain itu peningkatan aktivitas di kawah Gunung Ijen sering ditandai oleh perubahan warna air danau kawah dari hijau menjadi hijau keputih-putihan

"Hal ini terjadi akibat naiknya endapan dari dasar danau ke permukaan oleh adanya tekanan gas yang kuat dari dasar danau," kata Hendra Gunawan.

Menurut Hendra Gunawan, suhu air kawah Gunung Ijen juga akan meningkat seiring dengan meningkatnya tekanan atau konsentrasi gas yang keluar dari dasar danau.

Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Arang Aktif Untuk Kesehatan, Menangkal Racun, Hilangkan Bau Badan dan Putihkan Gigi

Maka gelembung-gelembung gas dipermukaan air kawah akan muncul seiring dengan meningkatnya suhu air kawah Gunung Ijen.

Hasil pengukuran terhadap suhu air danau yang dilakukan pada pada 5 Januari 2023 menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan hasil pengukuran pada Desember 2022.

Kata Hendra Gunawan potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari aktivitas vulkanik di Gunung Ijen adalah adalah gas-gas vulkanik konsentrasi tinggi di sekitar kawah yang berasal dari aktivitas solfatar di dinding kawah Ijen.

Baca Juga: Hai Bro! Penikmat Tanaman Hias, Ini Cara Membuat Bonsai Pohon Kelapa, Penampakan Cantik dan Mungil

Juga adanya difusi gas-gas vulkanik dari dalam kawah ke permukaan; dan erupsi freatik berupa semburan gas dari danau kawah. Erupsi freatik ini bisa terjadi tanpa didahului oleh peningkatan aktivitas baik visual maupun kegempaan.

Halaman:

Tags

Terkini

Catat Ini Waktu Puasa 2024 Kapan, Simak di Sini

Sabtu, 2 Maret 2024 | 05:53 WIB

Ketahuilah Tugas dan Peran Anggota KPPS, Simak di Sini

Selasa, 30 Januari 2024 | 11:47 WIB