Kasus tersebut diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan dan mediasi dilakukan oleh Ketua RT setempat bersama perwakilan dari pihak Pengurus Ponpes tempat pelaku belajar.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif, dan pelaku telah dikembalikan ke pihak pesantren untuk pembinaan lebih lanjut.(*)