SUMEDANG, ViewJabar.com - Polres Sumedang menangkap tujuh anggota komplotan begal spesialis nasabah bank yang beraksi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Komplotan yang sebagian besar berasal dari Lampung itu membuntuti korban setelah mengambil uang tunai di bank, kemudian merampas tas atau memecahkan kaca mobil untuk menggasak uang korban. Dua pelaku lainnya masih buron.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardikan mengatakan polisi berhasil mengungkap tiga kasus pembegalan yang dilakukan komplotan tersebut. Dari tiga kasus itu, total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.
"Dari pengungkapan itu, ada tiga kasus berbeda dengan tiga korban yang berhasil kami ungkap," kata Sandityo saat konferensi pers di Mapolres Sumedang, Jumat (24/7/2026).
Tujuh tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial GG (38), EL (45), IM (35), AN (45), YA alias YB (29), JS (35), dan AS (35).
Enam di antaranya merupakan warga Kabupaten Pesawaran, Lampung, sedangkan satu tersangka lainnya merupakan warga Kabupaten Bandung yang kini menjalani penahanan di Polrestabes Bandung. Adapun dua pelaku lain berinisial AG dan BR masih masuk daftar pencarian orang (DPO).
Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku memiliki peran berbeda saat beraksi. Beberapa pelaku masuk ke bank untuk mengamati nasabah yang mengambil uang tunai dalam jumlah besar.
Setelah target keluar, pelaku lain membuntuti menggunakan sepeda motor hingga menemukan lokasi yang sepi. Selanjutnya, eksekutor merampas tas korban atau memecahkan kaca mobil untuk mengambil uang yang disimpan di dalam kendaraan.
Dalam tiga kasus yang diungkap, satu korban kehilangan uang Rp32 juta beserta telepon seluler. Sementara dua korban lainnya masing-masing kehilangan uang Rp100 juta yang baru diambil dari bank.
Artikel Terkait
Sidak Dapur MBG Jam 3 Pagi di Bogor, Kepala BGN Sudaryono Dicurhati Soal Ribetnya Distribusi ke Posyandu
Usai Rumah Digeruduk Massa, Suami Guru ASN di Tanjungbalai Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Siswa