Usut Cekcok Sopir Alphard vs Satpam di Bundaran HI, Polisi Dalami Dugaan Korban Dipaksa Bersujud

photo author
Redaksi, View Jabar
- Jumat, 24 Juli 2026 | 13:36 WIB
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@undercover.id)

JAKARTA, ViewJabar.com - Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan insiden keributan antara pengemudi mobil Alphard dengan seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @undercover.id pada Jumat (24/7/2026), peristiwa tersebut bermula saat satpam bernama Victor Harefa sedang membantu pejalan kaki menyeberang jalan di dekat Halte Transjakarta Bundaran HI.

 

Saat itu, lampu lalu lintas bagi pejalan kaki berwarna hijau. Namun, sebuah mobil Alphard hitam bernomor polisi D 1828 XHQ diduga menerobos jalur penyeberangan tersebut.

Demi menjaga keselamatan pejalan kaki, Victor spontan menegur pengemudi dengan cara menepuk badan mobil.

Tak terima dengan teguran tersebut, sejumlah pria berpakaian batik turun dari mobil mewah itu hingga memicu adu mulut.

Petugas keamanan tersebut kemudian dibawa masuk ke dalam pos polisi terdekat.

 

Diduga Pamer KTA dan Paksa Korban Bersujud

 

Kejadian diduga makin memanas setelah oknum pengemudi menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) institusi tertentu untuk mengintimidasi korban.

Tidak hanya itu, pelaku juga diduga memaksa Victor bersujud di hadapannya untuk meminta maaf.

Dalam video klarifikasi yang beredar, Victor membenarkan bahwa dirinya terpaksa bersujud karena merasa tertekan dan tidak punya pilihan lain.

 

"Karena saya tidak ada jalan keluar, saya salaman kepada beliau dan bersujud, minta maaf," ujar Victor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X