Penyekapan Wanita di Cikarang Terungkap, Sang Pacar Akhirnya Diringkus Polisi!

photo author
Adis Cahyana, View Jabar
- Minggu, 19 Juli 2026 | 15:56 WIB
Kasus penganiayaan di Cikarang, Bekasi hingga akhirnya kini terduga pelaku diringkus polisi.  (Instagram.com/@cikarang.people)
Kasus penganiayaan di Cikarang, Bekasi hingga akhirnya kini terduga pelaku diringkus polisi. (Instagram.com/@cikarang.people)

BEKASI, ViewJabar.com – Publik dihebohkan dengan beredarnya video tragis seorang wanita berinisial TS yang mengalami luka lebam parah di sekujur tubuhnya.

Setelah sempat viral dan memicu kemarahan warganet, terduga pelaku utama berinisial S, yang tak lain adalah kekasih korban, akhirnya berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Sabtu, 18 Juli 2026.

"Sudah (ditangkap pelaku utama penyekapan pacar sendiri)," tegas Jerico dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Aksi Razia Transpuan di Bogor: Penegakan Ketertiban atau Persekusi?

Kronologi Pilu: Sepekan dalam "Neraka" Kontrakan

Kasus ini terbongkar saat pihak keluarga mendatangi sebuah rumah kontrakan di Desa Serang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (8/7/2026).

Di sanalah TS akhirnya menceritakan penderitaan yang ia alami selama satu pekan terakhir.

Menurut penuturan korban, hubungan yang awalnya berjalan normal perlahan berubah menjadi mimpi buruk akibat tempramen S yang semakin tidak terkendali.

Pelaku disebut melampiaskan emosinya secara brutal dan berulang kali melakukan kekerasan fisik terhadap TS.

"Sebelumnya kami memang sudah berantem terus. Selama satu minggu terakhir itu, dia sudah membabi buta," ujar TS saat memberikan keterangan kepada pihak keluarga.

 

Upaya Kabur yang Dramatis

Selama masa penyekapan tersebut, korban mengaku tidak berdaya karena S selalu mengunci pintu kontrakan menggunakan gembok dari luar.

TS bahkan menyebut bahwa penganiayaan kerap dilakukan pelaku baik saat dalam kondisi sadar maupun tidak.

Sadar nyawanya terancam, TS akhirnya berhasil mencari celah untuk melarikan diri. Ia memanfaatkan momen saat pelaku sedang tidak berada di lokasi kejadian.

"Saya berhasil kabur saat malam hari ketika pelaku sedang pergi. Saya keluar melalui jendela karena pintu dikunci menggunakan gembok dari luar," ungkapnya dengan lirih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X