GARUT, ViewJabar.com – Seorang siswi MTs Miftahul Ulum Cigedug meninggal dunia dan tujuh lainnya trauma setelah tenggelam di kolam penampungan mata air Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (16/1) siang.
Kepolisian Resor (Polres) Garut memastikan peristiwa tersebut murni kecelakaan.
Insiden maut ini terjadi seusai para pelajar mengikuti kegiatan tadabur alam dari sekolah. Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Siti Jamilah (14), siswi kelas IX asal Kecamatan Cigedug.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Penyekapan di Bandung: Kaki Meja Besi Jadi Alat Siksa Taufik Hidayat ke Korban YTR
Sementara itu, tujuh siswi lainnya berhasil diselamatkan dari dasar kolam.
Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, menyatakan pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
Petugas langsung mengamankan lokasi, memeriksa saksi, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta memasang garis polisi.
"Sudah dilakukan pemeriksaan kepada saksi, olah TKP, pemasangan police line," kata Adhi saat memberikan keterangan, Jumat (17/1).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, tim penyidik tidak menemukan unsur pidana atau kesengajaan.
Polisi menyimpulkan insiden yang menewaskan satu pelajar tersebut sebagai kecelakaan murni. Pihak keluarga korban juga menolak membawa kasus ini ke jalur hukum.
"Tidak ada (unsur pidana), murni kecelakaan. Pihak keluarga tidak mau melaporkan dan menganggap kejadian ini sebagai musibah atau takdir," ujar Adhi.
Saat ini, lokasi kejadian masih ditutup untuk umum dengan garis polisi.
Petugas juga telah mengosongkan seluruh air di dalam kolam penampungan guna mencegah warga masuk ke area tersebut selama proses penanganan selesai.(*)
Artikel Terkait
Dilecehkan Kekasih Selama Pacaran, Wanita Muda di Pemalang Ini Lapor ke Satpol PP dan Damkar
Babak Baru Kasus Penyekapan di Bandung: Kaki Meja Besi Jadi Alat Siksa Taufik Hidayat ke Korban YTR