Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak, Ditemukan di Semak tapi Barang Korban Utuh

photo author
Redaksi, View Jabar
- Rabu, 15 Juli 2026 | 10:07 WIB
Foto ilustrasi: Dokter PPDS ditemukan meninggal dunia di Riau. (Unsplash/William F. Santos)
Foto ilustrasi: Dokter PPDS ditemukan meninggal dunia di Riau. (Unsplash/William F. Santos)

SIAK, ViewJabar.com - Warga Jalan Raya Kecik, Kecamatan Siak, Kabupaten Riau dibuat geger dengan penemuan mayat pria di semak belukar.

Lokasinya tepat di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak, pada Selasa sore, 14 Juli 2026.

Dalam penyelidikan awal, diketahui bahwa korban adalah seorang dokter berinisial AKL (30) yang sedang menjalani Program Pendidikan Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

Sempat Hilang Kontak Sejak Senin Sore

Menurut keterangan dari kepolisian, dokter AKL sempat tak bisa dihubungi sejak Senin sore, 13 Juli 2026.

Baca Juga: Viral! Tangis Pilu Ibu Berharap Anaknya Pulang Setelah Setahun Menghilang Tanpa Kabar

Hal tersebut diungkap sesuai keterangan istri korban yang mengungkapkan bahwa nomor handphone-nya tidak aktif sejak sore.

Selain itu, saat jadwal pulang, korban juga tak kunjung sampai di rumah.

Istri korban kemudian menghubungi keluarga dan rekan sejawat, namun sama-sama tidak mengetahui keberadaan korban.

Pencarian Berdasar Rekaman CCTV

Pencarian pada korban pun dimulai dengan melakukan pemeriksaan melalui rekaman CCTV.

Dari CCTV tersebut, korban terakhir kali terlihat keluar dari area RSUD menuju luar melalui pintu Pos Security II.

Area semak di sekitar pagar RSUD kemudian disisir dan ditemukan korban yang sudah tak bernyawa sekitar 5 meter dari pagar rumah sakit dan 30 meter dari jalan raya.

“Pencarian ini berdasarkan titik terakhir korban yang terekam CCTV Radiologi mengarah ke pintu keluar Pos Security II,” ucap Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Pamulais kepada awak media pada Selasa, 14 Juli 2026.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X