Imbas Krisis BBM Sumut: Viral Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Dadakan

photo author
Adis Cahyana, View Jabar
- Jumat, 17 Juli 2026 | 12:39 WIB
Menyoroti viralnya prajurit TNI yang menjadi sopir pengganti truk tangki BBM yang tengah mengalami krisis di Sumatera Utara.  (Instagram.com/@indonesian.core)
Menyoroti viralnya prajurit TNI yang menjadi sopir pengganti truk tangki BBM yang tengah mengalami krisis di Sumatera Utara. (Instagram.com/@indonesian.core)

SUMUT, ViewJabar.com - Beredar video di media sosial, yang memperlihatkan aksi prajurit TNI yang diduga mengemudikan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Tak tanggung-tanggung, kabarnya terdapat 18 prajurit yang mendadak jadi sopir truk tangki itu imbas kelangkaan BBM di sejumlah wilayah di Sumut.

Dalam unggahan Instagram @indonesian.core, pada Kamis, 16 Juli 2026, tampak prajurit TNI yang diperbantukan untuk membawa truk tangki BBM ke sejumlah SPBU di Sumut.

Baca Juga: Beli Pakai Duit Tapi Antre Kayak Bansos! Jeritan Kecewa Warga Sumut Hadapi Kelangkaan BBM di SPBU

"Sejumlah anggota TNI diperbantukan untuk membawa truk tangki dan membantu penyaluran BBM ke SPBU agar pasokan kembali berjalan normal," tulis postingan tersebut.

Setelah viralnya peristiwa itu di media sosial, pihak TNI Angkatan Darat (AD) membenarkan ada setidaknya 18 prajurit yang ditugaskan menjadi sopir truk Pertamina di Sumut itu, imbas antrean yang mengular di sejumlah SPBU.

Ada Pasokan yang Macet?

Secara terpisah, Kapendam Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy menanggapi terkait isu adanya pasokan BBM yang macet.

Atas hal itu, Sandy mengungkapkan, keterlibatan 18 prajurit TNI itu sebenarnya untuk mengantisipasi mandeknya pasokan BBM di sejumlah titik wilayah Sumut.

Sandy memastikan, keterlibatan personel TNI itu bukan bertujuan untuk mengambil alih tugas, melainkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

“Keterlibatan personel TNI AD bukan mengambil alih tugas maupun kewenangan Pertamina ataupun PT Elnusa Petrofin," kata Sandy dalam keterangannya, pada Kamis, 16 Juli 2026.

"Melainkan merupakan bentuk sinergi antarlembaga untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar," sambungnya.

Siapa Saja yang Terlibat?

Dalam kasus ini, Sandy menjelaskan, penugasan dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT Elnusa Petrofin, mitra operasional Pertamina, mengajukan permohonan bantuan.

"Menugaskan 18 personel yang memiliki kualifikasi mengemudikan kendaraan berat (truk) untuk membantu kelancaran operasional distribusi BBM," bebernya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X