Viral! Ruang Perawatan RSUD Sawerigading Rampoang Bocor dan Berjamur, Direksi Akui Kerusakan

photo author
Astriyani., View Jabar
- Minggu, 26 Juli 2026 | 21:07 WIB
Kondisi salah satu ruang perawatan di RSUD Sawerigading Rampoang, Kota Palopo. (Wadahinspirasi.com)
Kondisi salah satu ruang perawatan di RSUD Sawerigading Rampoang, Kota Palopo. (Wadahinspirasi.com)

Dalam klarifikasinya, pihak rumah sakit membenarkan bahwa foto dan video yang beredar memang diambil di salah satu ruang rawat inap, yakni Ruang Edelweis.

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga pasien atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Menurut pihak rumah sakit, kerusakan plafon dan rembesan air memang benar terjadi. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi kerusakan jaringan pipa air di dalam tembok serta faktor usia bangunan.

Meski demikian, manajemen menyebut kerusakan tersebut sebenarnya telah diketahui sebelumnya dan telah direncanakan untuk diperbaiki.

Namun, perbaikan total belum dapat dilakukan karena ruang perawatan harus dikosongkan selama tiga hingga lima hari.

Di sisi lain, tingkat keterisian tempat tidur rawat inap disebut sedang penuh, sementara setiap hari terdapat sekitar 10 hingga 20 pasien yang menunggu perawatan lanjutan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Karena kondisi tersebut, pihak rumah sakit mengaku terpaksa tetap menggunakan Ruang Edelweis sambil melakukan penanganan darurat dan pengawasan ketat.

Manajemen menegaskan tim medis dan teknisi telah memastikan posisi tempat tidur pasien maupun jalur mobilitas tenaga kesehatan berada pada area yang dinilai aman dari risiko jatuhnya material maupun bahaya kelistrikan.

RSUD Sawerigading Rampoang juga menyatakan telah melakukan perbaikan sementara untuk mencegah kerusakan semakin meluas. Adapun renovasi permanen akan dilakukan setelah antrean pasien di IGD berkurang sehingga pasien dapat dipindahkan ke ruangan lain.

Terkait anggaran, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa dana pemeliharaan disusun melalui mekanisme Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan diajukan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Menurut manajemen, prioritas penggunaan anggaran lebih dahulu diarahkan untuk perbaikan alat medis vital, instalasi kelistrikan, ruang operasi, sistem pengolahan limbah, serta fasilitas lain yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien.

Meski telah memberikan klarifikasi, redaksi mencatat masih terdapat sejumlah informasi yang belum dijelaskan secara rinci.

Di antaranya sejak kapan kerusakan Ruang Edelweis pertama kali diketahui, besaran anggaran pemeliharaan Tahun Anggaran 2025 dan 2026, realisasi penggunaannya, waktu terakhir pengajuan anggaran perbaikan kepada Pemerintah Kota Palopo, hingga dokumentasi penanganan darurat yang disebut telah dilakukan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab apabila pihak RSUD Sawerigading Rampoang ingin menyampaikan data pendukung, dokumen anggaran, maupun dokumentasi proses perbaikan.

Apabila terdapat perkembangan terbaru, pemberitaan akan diperbarui sebagai bentuk komitmen terhadap akurasi, keberimbangan, dan profesionalisme jurnalistik.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Sumber: wadahinspirasi.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X