JAKARTA, ViewJabar.com - Viral di media sosial, aksi seorang konten kreator yang diduga merekam diam-diam seorang usher atau Sales Promotion Girl (SPG) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 memicu gelombang kritik dari warganet.
Konten yang diberi judul "Cara Mendekati Cewek" itu menjadi sorotan setelah usher yang terekam disebut meminta agar video tersebut dihapus dari media sosial.
Perbincangan semakin memanas usai beredar utas yang menyebut konten kreator tersebut meminta sejumlah uang sebagai pengganti biaya produksi apabila video itu ingin dihapus.
Isu tersebut pun memicu beragam reaksi dan menjadi perdebatan luas di berbagai platform media sosial.
Kasus ini tidak hanya menyita perhatian warganet dan sesama kreator konten, tetapi juga mendapat respons dari Ketua Komisi III DPR RI, .
Dalam video yang diunggah di akun X pribadinya pada Senin (3/8/2026), ia menilai tindakan merekam seseorang secara diam-diam tanpa persetujuan, terlebih untuk dijadikan konten demi kepentingan komersial atau popularitas, merupakan perbuatan yang tidak beretika sekaligus berpotensi melanggar hukum.
Menurutnya, ruang publik seperti pameran GIIAS harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang, termasuk para usher yang sedang menjalankan tugas secara profesional.
Habiburokhman juga menjelaskan bahwa korban memiliki hak untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak yang merekam dan menyebarkan video tanpa izin.
Artikel Terkait
Akad Massal KPR FLPP Digelar, BRI Layani 6.059 Debitur Program 3 Juta Rumah
Heboh! Preman Kiaracondong Tebas Warga Pakai Pedang Samurai Gara-gara Utang Rp150 Ribu