News

Pembunuhan di Alun-alun Ujungberung: Polisi Bentuk Tim Khusus Buru 2 DPO

Rabu, 8 Juli 2026 | 19:06 WIB
Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

BANDUNG, ViewJabar.com - Jajaran Polsek Ujungberung terus memburu dua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan pembunuhan seorang pemuda berinisial A (21) di kawasan Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung.

Untuk mempercepat penangkapan, polisi kini telah membentuk tim khusus.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri serta luka di sekujur tubuhnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Minta Pacar Korban Diperiksa Terkait Tragedi Pembunuhan di Ujungberung Bandung

Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua bilah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

 

Kapolsek Ujungberung, Kompol Heri Suryadi, menyatakan bahwa satu orang pelaku saat ini telah berhasil diamankan. Berkas perkara untuk tersangka tersebut bahkan sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

 

"Perkaranya masih berjalan, baru satu pelaku yang sudah diamankan, dan dua pelaku lainnya masih DPO dalam proses pencarian. Polsek sudah membuat tim khusus untuk melakukan proses pencarian terhadap tersangka yang masih DPO," ujar Heri saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).

 

Hingga saat ini, proses penyidikan masih berjalan intensif demi mengungkap seluruh dalang dan motif di balik kasus pembunuhan tersebut.

 Baca Juga: Keluarga Korban Pembunuhan di Ujungberung Tuntut Keadilan, Sebut Kasus Sebulan Mandek

Diberitakan sebelumnya, sudah lebih dari satu bulan berlalu sejak tragedi berdarah yang merenggut nyawa seorang pemuda berinisial A (21) di kawasan Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung.

Namun, hingga kini, keluarga korban masih diselimuti duka mendalam sekaligus kekecewaan atas proses hukum yang dinilai berjalan lamban.

Pengacara keluarga korban, Mira Widyawati SH, MH, yang baru menerima kuasa hukum pada Selasa (7/7/2026), menegaskan bahwa pihaknya menduga kuat kasus ini merupakan pembunuhan berencana.

Halaman:

Tags

Terkini