VIEWJABAR.COM - Hingga saat ini investasi komoditas emas masih banyak diminati oleh masyarakat.
Tentu ada beberapa alasan mengapa emas tetap menjadi pilihan untuk berinvestasi di tengah variatifnya instrumen keuangan untuk investasi selama ini.
Setidaknya ada sejumlah pendorong masyarakat yang memilih emas alam investasi, berikut di antaranya:
Pertama, emas dikenal sebagai instrumen untuk lindung nilai. Hal ini berarti nilai emas cenderung naik meski di tengah tren inflasi.
Kedua, emas sebagai aset aman meski kondisi ekonomi tidak stabil, sehingga memberikan kepastian dan perlindungan kepada investor.
Ketiga, emas merupakan aset likuid yang mudah ditransaksikan, baik jual dan beli.
Keempat, permintaan emas tergolong stabil yang mendukung perkembangan harga emas.
Kelima, banyak pilihan untuk investasi alam emas seperti emas fisik (batangan), saham perusahaan tambang emas, kontrak berjangka emas, dsb.
Selain itu, tentu masih banyak alasan masyarakat berinvestasi emas. Namun pada intinya, investasi emas diharapkan bisa menawarkan berbagai keuntungan sehingga membantu untuk mencapai tujuan keuangan dan melindungi kekayaan.
Baca Juga: Seberapa PSIKO Kamu? Ukur dengan Tes Psikologi Ini, Hati-hati Hasilnya Bisa Bikin Kaget!
Sementara itu di Indonesia, investasi atau transaksi emas masih menjadi pilihan yang banyak diminati oleh masyarakat.
Di antaranya yang dikenal luas ada emas batangan yang diproduksi PT Antam yang tren harga setiap tahunnya stabil bahkan cenderung meningkat. Selain itu juga ada transakasi emas di pegadaian, serta jual beli emas perhiasan yang tetap diminati.
Artikel Terkait
Hasil Survei, Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 Akan Menurun, IMF Menyebut Tahun yang Sulit
Ekonomi Global Tahun 2023 Melambat, Hanya Tumbuh 1,9 Persen, Dewan Keamanan PBB Ungkap Penyebabnya
Kerjasama Indonesia dan Tiongkok, Ini Bahasan yang Ditawarkan, Airlangga Hartarto Sebut Pemulihan Ekonomi
Serba Serbi Peresmian Pasar Kaget Taman Tanah Sareal Bogor, UMKM Bergerak Ekonomi Meningkat, Ini Kata Pengunjung !
Ini Penyebab Rupiah Menguat Sore Hari Ini Selasa 4 Juni 2024, Naik 10 Poin Posisi Rp16.220 Per Dolar AS