Kerjasama Indonesia dan Tiongkok, Ini Bahasan yang Ditawarkan, Airlangga Hartarto Sebut Pemulihan Ekonomi

photo author
Budi SK, View Jabar
- Kamis, 22 Juni 2023 | 18:58 WIB
Usai melakukan pembahasan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok para delegasi melakukan foto bersama (Dokumen Biro komunikasi layanan informasi Kementrian Koordinator  Bidang Perekonomian)
Usai melakukan pembahasan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok para delegasi melakukan foto bersama (Dokumen Biro komunikasi layanan informasi Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian)

VIEWJABAR - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Wakil Ketua The 14th National Committee of Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC).

Sekaligus Ketua Federasi Industri dan Perdagangan Tiongkok Mr. GaoYunlong, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu 21 Juni 2023.

Pada pertemuan itu membahas kerja sama ekonomi kedua negara dan kondisi pemulihan ekonomi Indonesia, serta isu terkait iklim bisnis dan kemudahan berusaha.

Baca Juga: Inilah Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Nabi Muhammad SAW Biasa Puasa 9 Hari Sebelum Idul Adha

Menko Airlangga mengatakan bahwa pemulihan ekonomi Indonesia semakin jelas ditandai dengan larangan pertumbuhan di atas 5% pada tahun 2022 dan triwulan pertama tahun 2023.

Dalam pembahasan iklim bisnis dan kemudahan berusaha, kata Menko Airlangga, beberapa kebijakan fokus yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mempercepat transformasi ekonomi dan birokrasi.

“Fokus kebijakan yang pertama yaitu peningkatan aturan dan prosedur berusaha melalui Undang-Undang Cipta Kerja,” kata Airlangga.

Baca Juga: Idul Adha, Lakukan Amalan Ini, Dapat Pahala Puasa Meskipun Tidak Berpuasa

Undang-Undang ini, lanjutnya, memberikan
kepastian hukum dan kemudahan terkait dengan persyaratan dan proses perizinan
berusaha.

Pemerintah Indonesia juga melanjutkan program transformasi ekonomi, yaitu melalui
Kebijakan Hilirisasi Sumber Daya Alam, Transisi Energi, Pengembangan Sumber Daya Manusia (Kartu Prakerja), dan Pembangunan Infrastruktur termasuk Ibu Kota Nusantara
(IKN).

Jalin Kerjasama

Baca Juga: PPDB, Sekolah Dasar Tidak Boleh Melakukan Tes Calistung, Ini Penjelasan Kemendikbud

Disebutkannya, perusahaan Tiongkok telah banyak berpartisipasi dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Salah satunya dalam program hilirisasi mineral, terutama nikel yang banyak perusahaan Tiongkok berinvestasi di sektor ini.

Menko Airlangga mendorong peran lebih besar perusahaan Tiongkok di sektor transformasi ekonomi lainnya, terutama dalam program transisi energi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X