Ketika Syekh Abdul Muhyi menginjak usia 19 tahun tepatnya pada tahun 1669, ia memperdalam ilmu agama kepada Tengku Syah Kuala atau Syeh Abdul Rauf Assingkili.
Baca Juga: Dirawat di RSPAD, Kabar Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia Beredar di Media Sosial
Ada yang menjelaskan Syekh Abdul Muhyi tidak sengaja belajar ilmu agama Islam kepada Syekh Abdul Rauf, mengingat tujuannya berangkat ke Mekkah.
Tetapi ketika dalam perjalanan ke Mekkah, Syekh Abdul Muhyi bertemu dengan seorang ulama besar di Aceh Syekh Abdul Rauf.
4 tahun lebih Syekh Abdul Muhyi memperdalam ilmu agama Islam kepada Syekh Abdul Rauf di Aceh tersebut.
Baca Juga: Forum Masyarakat Cintaraja Maju dan ARC Gelar Khitanan Massal dan Santunan Yatim Piatu
Perjalanan ke Mekkah tetap Syekh Abdul Muhyi lanjutkan setelah empat tahun di Aceh memperdalam ilmu agama Islam kepada Syekh Abdul Rauf.
Di Mekkah Syekh Abdul Muhyi belajar ilmu agama kepada Syekh Yusuf Al-Magassari, Hasan Al-Ajami, Ahmad Al-Qusyaayi, dan Ibrahim Kurani.
Setelah lama memperdalam agama islam di Kota Mekkah, Syekh Abdul Muhyi kembali ke tanah kelahiran yang kemudian menikah dengan Sembah Ayu Bekta di Ampel.
Baca Juga: 4 Amalan yang Bisa Menarik Rezeki, Amalkan, Jangan Kaget Jika Rezeki Datang Sendiri
Setelah menikah, Syekh Abdul Muhyi memilih untuk mengembara, dan mencari lokasi yang tepat untuk mengembangkan agama Islam.
Apalagi ketika sedang di Mekkah, Syekh Abdul Muhyi bermimpi untuk mencari sebuah Goa yang pernah digunakan Syekh Abdul Qadir Jailani menerima ilmu dari Syekh Sanusi.
Petualangan mencari goa dilakukan Syekh Abdul Muhyi bersama istrinya. Wilayah pertama yang Syekh Abdul Muhyi singgahi adalah Darma Kuningan.
Baca Juga: 4 Tanda Rumah yang Sering Dikunjungi Malaikat
Ketika berada di Darma Kuningan, Syekh Abdul Muhyi bertemu dengan Syekh Rama Aji Irengan seorang ulama keturunan Afrika di kawasan Darmaloka.