Syekh Abdul Muhyi bersama istrinya menetap untuk beberapa lama di Darmaloka Kuningan dan belajar ilmu Agama kepada Syekh Rama Aji Irengan.
Kemudian Syekh Abdul Muhyi melanjutkan pengembaraannya mencari goa ke wilayah Garut Selatan di kawasan Pameungpeuk.
Di Pameungpeuk Syekh Abdul Muhyi tidak begitu lama menetap, karena bukan tempat yang sesuai dengan tujuan goa yang dicari tidak ditemukan.
Baca Juga: Tahun Depan, Dharma Wanita Garut Dilibatkan dalam Program Rutilahu sebagai Pendamping
Dari Pameungpeuk, Syekh Abdul Muhyi kemudian berjalan ke arah timur dan sampai di kawasan Lebaksiuh.
Di Lebaksiuh inilah kemudian Syekh Abdul Muhyi menemukan sebuah goa yang sesuai dengan mimpinya saat di tanah Mekkah.
Syekh Abdul Muhyi kemudian banyak tinggal di dalam gua yang sekarang dikenal dengan gua Safarwadi.
Baca Juga: Berapa Hadiah Uang yang Diterima Argentina sebagai Juara Piala Dunia 2022?
Lalu kemudian muncul lah nama Pamijahan, karena di goa Safarwadi tersebut menjadi tempat berkembang biak ikan atau dalam bahasa Sunda Pamijahan.
Pada era Syekh Abdul Muhyi ini, Pamijahan dikenal sebagai kabuyutan yang menebarkan agam Islam bagi pemerintahan Sukapura saat itu.dan Syekh Abdul Muhyi dikenal sebagai penasehat bupati Sukapura.***
Artikel Terkait
Kuningan Digetarkan Guncangan Gempa Hari Ini Kamis 22 Desember 2022, Terasa Cirebon dan Majalengka
Innalillahi, Aminah Cendrakasih Meninggal Dunia, Begini Kondisinya Beberapa Tahun Terakhir Ini
Ini Hal Menarik Dilakukan Subsektor 10 Margaasih dalam Menjaga dan Mengawasi DAS Citarum
Daftar Lengkap Harga Tiket Indonesia Masters 2023, Dijual Mulai Kamis Hari Ini
Kasus Subang Bagaimana Kabarmu, Kok Diam? Yosef Hidayah : Jadi Fitnah Berkepanjangan, Tersangka Tak Terungkap
Cara Membuat Roti Sobek Tanpa Mixer dan Tanpa Diuleni dengan Oven Tangkring, Mudah