VIEWJABAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat merelokasi para pedagang yang kiosnya terbakar di pasar Leuwiliang ke tempat penampungan Sementara (TPS).
Para pedagang di pasar Leuwiliang Kabupaten Bogor, direlokasi oleh Pemkab Bogor ke tempat penampungan sementara (TPS) yang lokasinya tidak jauh dari pasar yang terbakar.
Ribuan kios dibangun Pemkab Bogor di tempat penampungan sementara untuk para pedagang yang terdampak terbakarnya pasar Leuwiliang beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Krisis Pasokan Listrik Akibat Blokade Israel, Keselamatan Bayi-Bayi di Inkubator Terancam
Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam pembangunan penampungan pasar sementara, kucurkan anggaran dari pos Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 4,4 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan anggaran tersebut, akan digunakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), untuk membangun sebanyak 1.033 TPS.
"Sudah cair dan mulai hari ini (Senin,23 Oktober 2023) Disdagin membangun 1.033 lapak para pedagang," ujarnya.
Baca Juga: Tersangka D Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, 3 Tersangka Dirahasiakan
Pembangunan TPS Leuwiliang Burhanudin menegaskan, bahwa pembangunan 1.033 TPS di pasar Leuwiliang itu dapat diselesaikan dalam kurun waktu 30 hari kedepan, sehingga para pedagang terdampak kebakaran bisa segera kembali berjualan.
"Satu bulan kedepan kita harapkan pembangunannya selesai, dan para pedagang bisa langsung kembali berjualan," tandasnya.
Lokasi TPS di Jalan Lingkar Pasar Leuwiliang
Sementara Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga, Harris Setiawan mengatakan bahwa lokasi TPS pasar Leuwiliang berada di Jalan Lingkar yang ada di dalam area pasar Leuwiliang.