VIEWJABAR - Hujan deras yang mengguyur Bogor dan sekitarnya sejak sore hingga malam menyebabkan debit air Sungai Ciliwung mengalami peningkatan, dan masuk Siaga 3, Sabtu 4 November 2023.
Bendung Katulampa menunjukkan Titik Muka Air (TMA) mencapai 55 centimeter dan masul level 3, setelah kawasan Puncak dan sekitarnya diguyur hujan sejak sore hingga malam pukul 21.00 WIB.
Sebelumnya, debit air sungai Ciliwung pada pukul 15.00 WIB masih berada dilevel normal, 35 centimeter, namun setelah hujan deras terus menerus di kawasan hulu, Puncak dan sekitarnya, debit air mengalami peningkatan signifikan hingga masuk level 3.
Pelaksana Bendung Katulampa kota Bogor, Andi Sudirman mengatakan, sebelumnya ketinggian muka air bendungan derada pada level normal 35 centimeter pada pukul 15.00 WIB Sabtu Sore.
"Ya pada Sabtu sore sekitar jam 15.00 WIB titik muka masih berada di level normal," katanya.
Namun sore menjelang malam, lanjut Andi kawasan hulu, Puncak Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi selama beberapa jam, menyebabkan debit air sungai Ciliwung kembali naik.
"Semula muka air berada levelnormal, sore menjelang malam titik muka air mencapai 55 centimeter atau naik pada level 3," ujar Andi.
Peningkatan Titik Muka Air (TMA) lanjut Andi, ini kali kedua setelah pada kamis lalu mencapai level 4, dan saat ini berada di level 3.
Akibat meluapnya Sungai Ciliwing, diperkirakan sebanyak 11.883 liter perdetik air akan mengalir sampai ke wilayah Jakarta diperkirakan 9 - 12 jam kedepan.
"Kami mengimbau warga disekitar aliran sungai Ciliwung dan warga Jakarta untuk selalu waspada, kemungkinan terjadinya banjir," pungkasnya.***