VIEWJABAR - Jembatan Parung Serab di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya kota Depok, yang ramai diberitakan ambruk terbawa arus sungai Ciliwung beberapa hari lalu adalah hoaxs.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kota Depok, Citra Indah Yulianty, bahwa jembatan Parung Serab bukan roboh terbawa arus sungai Ciliwung, melainkan memang sengaja dirobohkan.
Citra Indah kembali menegaskan, bahwa jembatan Parung Serab bukan roboh, tetapi memang sengaja dirobohkan, karena sedang dilakukan rivitalisasi atau perbaikan.
"Bukan jembatan roboh, tetapi memang sedang dalam tahap pembongkaran untuk diganti dengan yang baru," ujarnya, Jumat.
Menurut Citra Indah, masih terdapat sisa tiang bongkaran di sisi Kelurahan Depok yang belum sempat diangkat saat proses pembongkaran.
Oleh karena itu, menyebabkan tali yang ada di tiang tersebut terbawa arus sungai Ciliwung, yang berada di bawah jembatan.
"Jadi saya tegaskan bukan jembatan roboh seperti diberitakan di luar. Sisa bongkaran yang di bawah sungai ini masih saling mengait, ketika hujan aliran sungai deras, otomatis terbawa air, sehingga menarik tiang pilon jembatan di sisi Jl Bakti, Kelurahan Depok yang belum dibongkar," jelasnya.
Dalam peristiwa itu Citra Indah Menyebut tidak ada warga yang terluka atas kejadian itu, hanya asbes salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan, itupun sudah langsung diperbaiki oleh pelaksana di lapangan.
"Material sudah diganti dan akan dipasang oleh pelaksana lapangan sebagai bentuk tanggung jawab," tegasnya.
Diketahui, DPUPR kota Depok tengah melakukan perbaikan jembatan gantung, Parung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.
Anggaran Perbaikan Jembatan
Artikel Terkait
Ciliwung Kembali Ngamuk, Bendungan Katulampa Status Siaga 4, Warga Sekitar Bantaran Ciliwung Waspada Banjir !
Polres Bogor Menangkap 21 Tersangka Pengedar Narkoba, Dan Amankan Barang Bukti Sabu, Ganja Serta Miras !