VIEWJABAR - Wilayah Tasikmalaya Selatan sudah diusulkan untuk menjadi daerah otonomi baru oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bola panas pemekaran Tasikmalaya Selatan itu kini sudah berada di tangan pemerintah pusat. Dan di tingkat pemerintah Jabar sudah selesai.
Anggota DPRD Jabar, Ali Rasyid menjelaskan alasan kenapa wilayah Tasikmalaya Selatan harus menjadi daerah otonomi baru di Jawa Barat.
Baca Juga: Amalan Utama Hari Jumat, Nabi Muhammad SAW Anjurkan Perbanyak Baca Ini, Allah Kabulkan Semua Doa
Usulan pemekaran Tasikmalaya Selatan atau lebih akrab disebut Tasela sudah mengemuka sejak puluhan tahun lalu.
Hanya saja usulan pemekaran Tasikmalaya Selatan atau Tasela tersebut baru rampung diusulkan pemerintah Jawa Barat pada tahun 2022 lalu.
Dijelaskan Ali Rasyid yang merupakan anggota DPRD dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya itu pemekaran Tasikmalaya Selatan sangat penting dilakukan.
Baca Juga: Wajib Diketahui, 7 Hal Penyebab Diabetes Pada Anak
Hal itu untuk kepentingan masyarakat di wilayah Tasikmalaya Selatan itu sendiri agar mendapatkan layanan yang maksimal dari pemerintah.
"Wilayah Tasikmalaya ini sangat luas ada 39 kecamatan, dan wilayah selatan ini banyak yang tidak terurus," kata Ali Rasyid belum lama ini.
Pemekaran Tasikmalaya Selatan ini penting untuk terus diperjuangkan agar terjadi pemerintahan pembangunan bagi wilayah Tasikmalaya Selatan.
Baca Juga: Indonesia Siap Menjadi Lumbung Pangan Dunia
Dengan wilayah yang sangat luas dan anggaran yang diterima Kabupaten Tasikmalaya terbatas, maka sulit untuk bisa melakukan pembangunan di wilayah Tasikmalaya secara merata.
Makanya dengan adanya pemekaran wilayah Tasikmalaya Selatan, maka akan terjadi pemerataan pembangunan, karena akan mendapatkan bantuan keuangan yang sama dengan Kabupaten Tasikmalaya.