VIEWJABAR - Bagi sebagian masyarakat politik dianggap sesuatu yang haram dan dianggap sebagai dunia kotor.
Sehingga banyak masyarakat yang alergi dengan politik sehingga menjauh dari hingar bingar politik di negeri ini.
Masyarakat harus tahu, jangan alergi dengan politik, Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Ali Rasyid membeberkan alasannya.
Kata Ali Rasyid, masyarakat jangan lagi alergi dengan politik, karena semua aspek yang menyangkut kehidupan masyarakat tidak lepas dari politik.
"Semua yang menyangkut dengan kehidupan kita tidak lepas dari politik, Nabi Muhammad SAW juga berpolitik," kata Ali Rasyid,
Masyarakat kata Ali Rasyid jangan alergi dengan politik, karena semua aspek kehidupan masyarakat ditentukan oleh politik.
Harga harga kebutuhan pokok masyarakat, termasuk mahalnya harga pupuk, atau terjadinya kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu itu tidak lepas dari politik.
Semua peradaban besar di dunia termasuk pesatnya kemajuan peradaban Islam di masa lalu tidak lepas dari proses politik.
Karena kata Ali Rasyid untuk mengatur dan menguasai peradaban dibutuhkan sebuah kekuasaan dan itu lewat jalur politik.
Termasuk juga semua aspek kehidupan di desa yang sangat dirasakan oleh masyarakat sangat berkaitan erat dengan politik.
Harga Pupuk mahal kata Ali Rasyid itu sebagai bentuk dari kebijakan politik yang tidak pro rakyat, dampaknya sangat terasa.
Artikel Terkait
Korban Meninggal Gempa Cianjur Kembali Bertambah, Terbaru Jadi 327 Orang, 13 Orang Masih Hilang
Shanghai Disneyland Resorts China Tutup Sementara Mulai Selasa, 29 November 2022, Ini Penyebabnya
Bupati, Kadisdik, dan Dewan Pendidikan Apresiasi Kepala SMPN 6 Garut yang Meraih Prestasi Tingkat Nasional
Upah Minimum Provinsi Jabar Untuk Tahun 2023, Naik 7,88 Persen, atau Rp 145 Ribu dar Tahun Sebelumnya
Getaran Gempa Susulan Kembali Guncang Cianjur Hari Ini, Selasa 29 November 2022, Pukul 20:57:25 WIB
INFO GEMPA HARI INI Sinabang Sumatera Digetarkan Gempa Hari Ini Selasa, 29 November 2022 Pukul 21:20:43 WIB
Lawatan Kerja Dansektor 21 ke Wilayah Rancaekek di Subsektor 01, Pemeliharaan DAS Citarum Harum