VIEWJABAR - Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, mendukung skema dan simulasi pemerintah sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Upaya ini di harapkan dapat menjaga kualitas pangan Indonesia bahkan dengan harga yang relative tetap tanpa ada kenaikan yang significant.
"Skema dan simulasi itu dapat mendukung mimpi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia," katanya di sela mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan panen raya padi di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jateng.
Baca Juga: Wabup Sebut Pemkab Garut Segera Lelang Pengelolaan Situ Bagendit
Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Badan Pangan Nasional.
Orang nomor satu di Jateng itu mengungkapkan dalam kunjungan itu juga dibahas tentang usulan skema harga padi atau gabah kering panen yang diharapkan dapat menguntungkan petani.
"Tadi, kami bicara skema yang paling menguntungkan untuk petani kira-kira harga berapa, maka ada dari Kementan, Kemenhan tadi ikut juga ada dari Badan Pangan Nasional," ujarnya.
Baca Juga: Wabup Garut Hadiri Forum SKPD Renja Disparbud Garut Tahun 2024
Selain skema harga panen padi, Ganjar juga mendukung adanya simulasi untuk menentukan harga padi hingga beras.
Usulan itu sempat disampaikan oleh Badan Pangan Nasional agar harga di pasaran, khususnya untuk beras, tidak melambung tinggi.
"Badan Pangan Nasional tadi juga menyampaikan untuk dibuatkan satu simulasi. Simulasi inilah yang nantinya akan dipakai untuk penentuan berapa sebenarnya harga di tingkat petani yang layak agar masyarakat nanti tidak merasa berat untuk membeli harga berasnya," katanya.
Baca Juga: Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto Tanggapai Putusan PN Jakarta Pusat
Dukungan terhadap upaya Indonesia jadi lumbung pangan nasional tersebut sempat diungkapkan Ganjar dalam unggahan foto di media sosial tentang kegiatan tinjauan panen raya di Kebumen dengan tulisan "Indonesia lumbung pangan dunia. Siap".
Saat mendampingi Presiden Jokowi, Ganjar juga sempat ikut berinteraksi dengan para petani serta berdiskusi dengan Menteri Pertanian dan Menteri Pertahanan.***
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Kembali Periksa Teman Wanita Terangka Penganiayaan di Jaksel
Pengakuan Siswa SMAN 7 Kota Tasikmalaya Ikuti OSN, Navika Erdiana: Minat Saya Berhitung Fisika
Banyak Diabaykan, Inilah Tanda-tanda Kamu Kelebihan Gula Darah
Inilah 6 Tips Menjaga Kesehatan Dikala Musim Hujan
Motor Kembali, Pedagang Roko Sumringah
Tiga Rumah Ludes Terbakar Di Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya
Poskamling Milenian Harus Tersedia Wifi
Sambut Romadon, Polres Gelar Pasar Murah, Beras 47.000 per 5 Kilo