VIEWJABAR- SMP Negeri 6 Garut launching hasil karya kreatif para siswa dan guru yang terdiri atas (1) Majalah cetak dan digital Linagar (Liputan Enam Garut) hasil karya jurnalis muda, (2) Buku hasil karya guru berjudul Guru yang Menginspirasi, (3) buku kumpulan puisi Pahlawanku karya para siswa SMPN 6 Garut.
Kepala SMPN 6 Garut, Dr. Budi Suhardiman, M.Pd., mengatakan
launching hasil karya kreatif siswa dan guru kali ini bertepatan dengan bulan bahasa, Oktober 2022, yang dilaksanakan di lapangan upacara bendera.
Acara ini berlangsung sangat meriah dan sarat dengan makna. Adapun tema yang diusung yaitu “Bangkitkan Asa Bersama Bahasa dan Sastra: Bersatu Bersama Bahasa dan Bersatu Bersama Sastra karena Kita Indonesia”. Ujar Budi Suhardiman, Selasa 01 November 2022.
Baca Juga: Kabupaten Garut Raih Emas Pertama di Cabor Loncat Indah Putri Porprov Jabar XIV-2022
Ia menuturkan, selain launching, kegiatan bulan bahasa kali ini juga diisi dengan berbagai tampilan para siswa, diantaranya tarian mojang priangan, baca puisi, berbalas pantun, pidato, dan kraetivitas siswa lainnya. "Dan yang tak kalah pentingnya yaitu ada penganugrahan raja dan ratu baca kepada siswa yang banyak mengunjungi perpustakaan." Ucapnya.
Menurut Budi, peristiwa ini merupakan sejarah baru bagi SMPN 6 Garut karena sebelumnya tidak pernah terjadi. Kegiatan ini merupakan sumbangsih warga SMPN 6 Garut untuk peradaban bangsa.
Baca Juga: Tragedi Itaewon, Kemarahan Presiden Yoon Berikut Viralnya Penjaga Toko yang Evakuasi 50 Mayat
Budi menyebutkan, bangsa yang beradab yaitu bangsa yang literat. Bangsa yang gemar membaca dan menulis.
“Saya yakin Indonesia Emas itu akan benar-benar terwujud apabila sejak dini anak-anak kita mulai dari sekolah sudah gemar membaca dan menulis. SMPN 6 Garut akan terus bergerak dengan berbagai upaya nyata agar semua warga sekolah literat. Dan ini sudah menjadi komitmen kami supaya benar-benar SMPN 6 Garut menjadi sekolah yang literat” ujar Budi Suhardiman.
Baca Juga: Dedi Mulyadi: Saya Datang ke Pengadilan Agama sebagai Orang yang Kehilangan Segalanya
Kegiatan launching ini, lanjut Budi, dihadiri oleh semua guru dan para siswa. "Alhamdulillah guru dan siswa dengan penuh antusias mengikuti acara dari awal sampai akhir." Katanya.
Sebagaimana diketahui, Budi yang sebelumnya sebagai kepala SMPN 2 Garut kini sudah tiga bulan dialih tugaskan ke SMPN 6 Garut. Budi juga sudah beberapa kali menerima penghargaan yang ada hubunganya dengan pendidikan baik dari kementrian maupun provinsi.
Ia dimanapun betugas tetap semangat untuk terus mencerdaskan anak-anak bangsa melalui gerakan literasi sekolah. Literasi tak pernah berhenti, ungkapan itu yang ia selalu sampaikan. Dan kali ini sebuah peristiwa penting dalam membangun peradaban bangsa kembali digerakan oleh Dr. Budi Suhardiman, M.Pd., di SMPN 6 Garut. (Ale M.Rizky Fauzi) ***