VIEWJABAR - Terungkap mengapa Tragedi Halloween Itaewon mengakibatkan banyak jatuh korban tewas dan luka.
Hingga Rabu 2 November 2022, korban tewas Tragedi Halloween Itaewon tercatat sebanyak 156 orang. Dari jumlah itu, 26 korban di antaranya merupakan warga asing.
Salah satu penyebab Tragedi Halloween Itaewon memakan begitu banyak koban adalah keterlambatan pihak kepolisian merespon 11 panggilan darurat ke nomor 112 sebelum kejadian.
11 panggilan darurat ke nomor 112 itu dimulai 4 jam sebelum Tragedi Halooween Itaewon terjadi.
Banyak yang mengatakan, seandainya panggilan darurat itu segera direspon, jumlah korban Tragedi Halloween Itaewon bisa diminalisir.
Keterlambatan respon pihak keamanan terhadap panggilan darurat tersebut, memunculkan komentar pedas dari masyarakat Korea Selatan.
Para pengunjung ke Itaewon, kata komentar itu, sepertinya sengaja akan "dihancurkan sampai mati."
Kepala NPA Yoon Hee-keun meminta maaf atas respon polisi yang lambat terhadap panggilan darurat tersebut.
Ia berjanji akan melakukan pemeriksaan internal terkait hal tersebut.
Presiden Yoon Suk-yeol dikabarkan sangat marah mengetahui polisi tidak mengambil tindakan, bahkan setelah menerima 11 panggilan darurat tersebut. Entah tindaan apa yang akan diambil Presiden Yoon setelah mengetahui hal tersebut.
Baca Juga: Dedi Mulyadi: Saya Datang ke Pengadilan Agama sebagai Orang yang Kehilangan Segalanya
Sementara itu, seorang penjaga toko di sekitar Itaewon dekat loaksi tragedi kini menjadi perbincangan warga Korea Selatan.
Penjaga itu membagikan cerita menyeramkan kepada Kantor Berita Yonhap ketika tragedi Itaewon terjadi.
Artikel Terkait
Harga Terbaru BBM dari Pertamina dan Shell, Ada yang Turun, Berlaku Mulai 1 November 2022
Tanggal 2 November Diperingati sebagai Hari Arwah, Ini Penjelasannya
Mengenal Afi Farma yang 3 Produknya Berpotensi Merusak Ginjal Pasien, dari Pemilik hingga Kapasitas Produksi
Sederet Produk Afi Farma dari Obat hingga Kecantikan yang 3 Produknya Berpotensi Merusak Ginjal
Miris, Inilah Kondisi Rumah Rohimah, ART Warga Limbangan Garut Korban Penganiayaan dan Penyekapan Majikan
Jabar Baheula: Tragis, Wanita Sunda Cantik Ini Akhirnya Ditukar dengan 3 Meriam
Dedi Mulyadi: Saya Datang ke Pengadilan Agama sebagai Orang yang Kehilangan Segalanya
Bareskrim Tiba di Kediri, Direktur PT Afi Farma Malah Diperiksa BPOM, Brigjen Pol Pipit: Jadi Kami Bingung