"Perbaiki saja kesalahan aksara atau hurufnya, karena yang berswapoto disana banyak, jangan sampai dibiarkan lama, malu," ucap Yan Ilham.
Terakhir, ia menilai budaya literasi budaya sunda di Kota Sukabumi masih lemah, meski secara gaya sudah berjalan baik tetapi tidak didorong dengan bahasanya.
"Jangan sampai, warga Kota Sukabumi terutama pimpinannya tidak faham dengan aksara sunda sendiri yang merupakan jati diri daerah, literasi sunda ini harus ditingkatkan, bukan hanya gaya," pungkasnya.(***)