Memalukan, Tulisan Aksara Sunda 'Balai Kota Sukabumi' Salah, Kumaha Sih?

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Senin, 14 November 2022 | 12:19 WIB
Memalukan, Aksara Sunda 'Balai Kota Sukabumi' Salah, Fatal (eko ariefiyanto/viewjabar)
Memalukan, Aksara Sunda 'Balai Kota Sukabumi' Salah, Fatal (eko ariefiyanto/viewjabar)

VIEWJABAR - Memalukan, demikian kata yang pantas untuk kesalahan dalam penulisan aksara Sunda 'Balai Kota Sukabumi' yang terpampang jelas di depan kantor Balai Kota Sukabumi.

Kesalahan cara penulisan aksara Sunda itu, kontan langsung menuai kritik keras dari penggiat seni budaya di Kota Sukabumi, Yan Ilham Andrimu.

Baca Juga: Mahfud MD Mengaku Degdegan ketika Presiden Jokowi Menerima Tongkat Keketuaan ASEAN, Ini Alasannya

"Akasara Sunda yang dipasang jelas didepan kantor Balai Kota Sukabumi tersebut jelas terjadi kesalahan patal dalam penulisannya," katanya.

Berdasarkan peninjauan dilapangan, dipastikan salah dan jelas mengandung arti yang salah juga, sehingga sangat perlu untuk kemudian diperbaiki dalam waktu segera.

Baca Juga: Cabor Tenis Meja Porprov Jabar 2022 Selesai Dipertandingkan, Inilah Para Juaranya

"Aksara Sunda yang terpampang itu mengandung arti sangat patal yakni 'Nyala Kata Sukanyama' jadi bukan diartikan 'Balai Kota Sukabumi' ini sangat patal sekali," tegasnya.

Dikutip dari media lokal di Kota Sukabumi, Minggu (13/11/22), Yan Ilham mengungkapkan, kesalahan penulisan aksara Sunda ini secara tidak langsung sudah memalukan Pemkot Sukabumi.

Baca Juga: Miris, Emak-emak Pemilik Warung di Jakarta Tusuk Emak-emak Penagih Utang dengan Gunting

"Kenapa memalukan Pemkot Sukabumi, karena terpasang dimuka atau wajah kantor Walikota atau Balai Kota, jika dibaca oleh warga awam aksara Sunda, ya mungkin biasa," ungkapnya.

Namun, lanjut Yan Ilham, jika dibaca oleh para ahli aksara sunda, jelas ini akan sangat memalukan Pemkot itu sendiri, akibat artian dari tulisan aksara Sunda tersebut salah.

Baca Juga: 70 Emas Dikoleksi Kabupaten Bekasi, Berikut Klasemen Sementara Porprov Jabar 2022 Senin 14 November

"Secara peribadi saya pernah memberitahukan bahwa aksara itu salah arti, dan itu saya sampaikan lewat media sosial terhadap pihak Pemkot, namun sampai saat ini belum diperbaiki," ujarnya.

Sebagai warga masyarakat Kota Sukabumi meminta agar Pemkot segera memperbaikinya jangan kemudian dibiarkan berlarut-larut atau lama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X