"Kita akan upayakan ada lahan pertanian yang nantinya dapat digarap warga relokasi," kata Herman Suherman.
Baca Juga: Suhu di Ukraina Sangat Dingin, Jutaan Warga Terancam Kedinginan, Rudal Rusia Hancurkan Sistem Energi
Untuk pelatih kewirausahaan, pemkab Cianjur akan meminta dinas terkait untuk memberikan materi pelatihan usaha bagi korban gempa.
Pelatih usaha diarahkan ke usaha rumahan baik itu makanan olahan dan juga kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi dan juga berdaya saing.
Pelatih kata bupati Cianjur akan terus diberikan dari mulai dasar hingga benar benar warga menguasai dan bisa mendapatkan penghasilan.
Baca Juga: Sehat Ala Nabi, Cara Mudah Mengobati Demam, Begini Petunjuk yang Diajarkan Nabi SAW
Sehingga warga korban gempa bumi Cianjur bisa meninggalkan pertanian yang sudah menjadi mata pencaharian tetap.
Pelatihan tersebut nantinya akan diberikan oleh lintas dinas baik itu Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan juga Dinas Pariwisata.
Sementara, warga yang tinggal di pusat gempa di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, mengaku senang bisa tinggal di rumah baru di lokasi relokasi.
Baca Juga: Berburu Jajanan Cemilan Khas Kota Bandung Tak Usah Repot, Ini Jadi Ladang Usaha, Cocok Ditiru
Hanya saja warga mengaku berat untuk meninggalkan mata pencaharian mereka sehari hari dari sektor pertanian.
Warga sehari hari bekerja sebagai petani dengan menggarap kebun sayur mayur dalam menghidupi keluarganya.
Teguh Supriyadi (42), warga korban gempa yang rumahnya ambruk karena terletak di pusat gempa mengaku senang akan mengisi rumah baru.
Baca Juga: Kenapa Garut Sering Terjadi Gempa Bumi, Bupati Garut, Rudi Gunawan Jelaskan Alasannya
Apalagi rumah yang disiapkan di lokasi relokasi tahan gempa hingga magnitudo 7 di kecamatan Cilaku.