Suhu di Ukraina Sangat Dingin, Jutaan Warga Terancam Kedinginan, Rudal Rusia Hancurkan Sistem Energi

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Selasa, 6 Desember 2022 | 11:32 WIB
Kondisi pemukim di wilayah Ukraina yang hancur akibat perang, jutaan warga Ukraina terancam kedinginan karena sistem energi rusak. Foto / Facebook / S Prima/.
Kondisi pemukim di wilayah Ukraina yang hancur akibat perang, jutaan warga Ukraina terancam kedinginan karena sistem energi rusak. Foto / Facebook / S Prima/.

VIEWJABAR - Rusia terus melancarkan serangan rudal ke wilayah Ukraina dan menghancurkan sejumlah infrastruktur di wilayah Ukraina.

Gempuran udara Rusia terhadap Ukraina mengakibatkan matinya jaringan listrik di sebagian besar wilayah timur Ukraina.

Suhu udara di Ukraina sangat dingin berada di bawah nol derajat, jutaan warga Ukraina terancam kedinginan.

Baca Juga: Sehat Ala Nabi, Cara Mudah Mengobati Demam, Begini Petunjuk yang Diajarkan Nabi SAW

Rudal rudal Rusia telah menghancurkan sistem energi yang ada di Ukraina dan menyebabkan wilayah Ukraina hidup tanpa listrik.

Serangan Rusia terhadap Ukraina menjadi gelombang ke 8 dalam delapan pekan terakhir serangan udara Rusia terhadap Ukraina.

Pihak Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) menyebutkan serangan rudal Rusia membahayakan jutaan warga sipil Ukraina.

Baca Juga: Peluang Usaha Jajanan Cibay Kulit Lumpia, Kriuknya Bikin Anak Ketagihan, Modal Seuprit Hasil Selangit

Karena serangan rudal yang dilancarkan Rusia telah merusak jaringan infrastruktur vital di Ukraina termasuk sistem energi.

Suhu di Ukraina saat ini berada di bawah nol derajat bahkan minus 8 derajat di beberapa wilayah, dan warga sipil sangat membutuhkan pemanas ruangan.

Kolega juru bicara PBB Stephanie Tremblay mengatakan gelombang serangan rudal Rusia telah membuat jutaan warga sipil hidup tanpa listrik.

Baca Juga: Jepang Kalah Lewat Drama Adu Penalti, Berikut 6 Tim yang Sudah Gugur di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

"Gelombang lain serangan rudal saat ini telah membuat jutaan orang hidup tanpa listrik dan air di sejumlah wilayah di utara, tengah dan selatan, serta di ibu kota Kiev," katanya dilansir ViewJabar dari Antara Selasa 6 Desember 2022.

Tremblay menjelaskan, pasokan air mengalami gangguan karena minimnya listrik untuk menjalankan pompa di wilayah Odesa Ukraina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X