Kebiasaan buru selanjutnya adalah tidak bersosialisasi. Penelitian kebahagiaan yang dilakukan Harvard selama puluhan tahun menemukan salah satu kunci terpenting mendapatkan kebahagiaan adalah persahabatan.
Baca Juga: INILAH Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah, Simak Penjelasannya di Sini
Tak hanya itu, bersosialisasi pun dengan lingkungan luar membuat otak tetap aktif dan membantu hidup lebih lama.
Sedangkan jika Anda tidak memiliki teman dan tidak bersosialisasi memberikan efek sebaliknya.
Penelitian Harvard menunjukkan bahwa jika seseorang hanya memerlukan beberapa teman dekat untuk merasakan manfaat dari kehidupan sosial yang aktif.
Baca Juga: Hindari Minum Kopi Pagi Hari, dr Sooj Sebut Jam Minum Kopi Yang Baik, Ini Alasannya
Kemudian kebiasaan menunda nunda. Menurut situs Eat This, Not That! penundaan tidak hanya memengaruhi aktivitas keseharian, tetapi merupakan kebiasaan buruk yang menghabiskan waktu sia-sia dalam hidup.
Orang yang menunda-nunda cenderung melakukan apa saja, termasuk menunda pemeriksaan kesehatan dan berobat, dapat menyebabkan kehilangan masa hidupnya karena tidak mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan tepat waktu.
Dan kebiasaan buruk lain adalah tidur terlalu sedikit dan atau banyak. Sejumlah penelitian menemukan bahwa penting untuk tidur antara tujuh dan sembilan jam setiap malam.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Sabtu 20 Januari 2024
Terlalu sedikit tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, namun terlalu banyak pun dapat berdampakhal buruk bagi kesehatan.
The List, sebuah penelitian di Harvard menemukan tidur lima jam saja dapat mengurangi umur sebesar 15 persen.
Begitupun tidur selama 10 jam atau lebih dapat menimbulkan efek negatif serupa, dan meningkatkan risiko penyakit dan mempercepat kematian.***