VIEWJABAR - Persoalan Israel dan Palestina yang belum berkesudahan menyita banyak perhatian dunia internasional.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Presiden Joe Biden melakukan pertemuan di Gedung Putih, Washington, beberapa waktu yang lalu sebelum keduanya menghadiri KTT APEC di San Fransisco.
Namun, Jokowi menyebut Biden tak menanggapi desakan yang disuarakan Indonesia untuk segera melakukan gencatan senjata di Gaza.
"Pada kedua kesempatan ini saya menyampaikan secara langsung pentingnya kekejaman di Gaza dihentikan dan gencatan senjata dilakukan," jelas Presiden Joko Widodo.
Namun, Presiden Joko Widodo menyebut meskipun tak ditanggapi secara langsung oleh Joe Biden, dirinya meyakini permintaan Indonesia pasti menjadi pertimbangan pemerintah Amerika Serikat dalam kebijakannya merespon isu Palestina.
"Mungkin masih ditampung untuk jadi pemikiran. Saya kira dari apa yang kami sampaikan, saya pastikan dicatat (menjadi catatan) pemerintah AS," tuturnya.
Baca Juga: Lakukan Silaturahmi Bangun Solidaritas, Teh Amoy Sebut Putra Daerah di Subang
Sebelumnya, Pemerintahan Joe Biden mendukung serangan yang dilakukan Israel di wilayah Gaza sebagai bentuk "membela diri" setelah Israel diserang oleh kelompok pejuang Hamas Palestina, 07 Oktober 2023 lalu.
Namun, Biden mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jawaban untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.
Dirinya juga menyebut upaya yang dilakukan Israel untuk menduduki wilayah Gaza adalah "kesalahan besar".
Hingga kini sudah lebih dari 12.000 warga Palestina yang meninggal dunia, termasuk diantaranya 8.300 perempuan dan anak-anak dan lebih dari 30.000 orang lainnya terluka.***