"Paus itu berasal dari laut, jadi kami ingin mengembalikannya ke sana setelah mati," kata Walikota Osaka, Ichiro Matsui dilansir ViewJabar dari ANTARA Rabu 18 Januari 2023.
Baca Juga: Hasil Survei, Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 Akan Menurun, IMF Menyebut Tahun yang Sulit
Paus sperma tersebut diperkirakan berukuran sekitar 15 meter dan dijuluki Yoda- chan di media sosial.
Paus sperma yang kini sudah mati tersebut mulai terlihat pada pagi hari tanggal 9 Januari 2023 lalu tersesat ke muara Sungai.
Pada awalnya paus sperma tersebut terlihat menyembuhkan air, namun kondisinya terus melemah hingga akhirnya mati pada Jumat 14 Januari 2023.