Pemerintah Turki merencanakan akan membangun permukiman warga yang hancur di 10 provinsi terdampak dalam waktu satu tahu ke depan.
Baca Juga: Pisah Sambut Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Tasikmalaya Dimeriahkan Iringan Angklung Kontemporer
Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Turki dan juga gempa Suriah terus bertambah dan kini angkanya sudah lebih dari 11.000 orang.
Gempa bumi Turki yang terjadi pada Senin 6 Februari 2023 tersebut merupakan gempa paling mematikan dalam beberapa dekade.
Setidaknya gempa bumi Turki sudah meruntuhkan lebih dari 6.400 bangunan yang ada di 10 provinsi di Turki, merusak rumah sakit sekolah, bandara dan jalan.
Baca Juga: Pemuda di Tasikmalaya Ini Terus Tebarkan Virus Kebaikan Kepada Masyarakat
Banyak masyarakat Turki mengeluarkan minimnya sumber daya dan upaya tanggap darurat yang lambat.
Menyikapinya hal tersebut Erdogan meminta masyarakat sebaiknya hanya memperhatikan informasi dari pemerintah saja.
Sementara itu pihak pemerintah Turki menyebutkan sekitar 13,5 juta jiwa penduduk Turki terdampak oleh bencana gempa bumi Turki tersebut.
Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Turki saat ini menjadi kendala dalam proses evakuasi korban gempa bumi Turki. ***