VIEWJABAR - Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University, Prof Suryo Wiyono bersama Himpunan Alumni (HA) IPB University berkunjung ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungannya ke Kementan Prof Suryo bersama HA-IPB berkesempatan audiensi dengan Menteri Pertanian, Dr Andi Arman.
Pada kesempatan tersebut, Prof Suryo menyampaikan kepada Menteri Pertanian bahwa IPB memiliki program Kampung Inovasi. Dalam pemaparannya dia menyebut Program tersebut telah dilaksanakan selama dua tahun di Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Baca Juga: Progres Jembatan Otista Bogor Mencapai 90 Persen, 1 Desember Mulai Diaspal, Bima Arya: Brorondm Ditugaskan Kerjakan Finishing Sambungan Jembatan
“Kampung Inovasi adalah program penerapan teknologi modern dalam budi daya padi pada skala kawasan. Mulai dari pengolahan tanah, penanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman, panen, hingga pascapanen,” ungkap Prof Suryo.
Selain penerapan teknologi modern, dilakukan juga penguatan kelembagaan petani. Model ini telah diuji dengan pendampingan para pakar IPB University bersama mahasiswa sejak tahun 2020.
Dalam penerapannya, program Kampung Inovasi ikut melibatkan banyak pihak, yakni Dinas Pertanian Kabupaten Subang, HA IPB Kabupaten Subang, SMK Negeri 2 Kabupaten Subang dan CV Sari Bumi Nusantara.
Baca Juga: 29 Jembatan Rawayan Diresmikan Bupati Bogor, Iwan Setiawan Bersama Danrem 061/Suryakencana dan Kapolres Bogor
Sementara Menteri Pertanian RI, Dr Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya menyatakan akan mendukung penerapan model tersebut pada skala yang lebih luas.
Menurut Mentan, disepakati model tersebut akan diterapkan di kawasan seluas 500 hektare pada musim tanam Desember 2023 dengan target produksi 10 ton per hektare.***
Artikel Terkait
Jalan Terputus, Hektaran Sawah Terendam dan Pasokan Air PDAM Terganggu Akibat Banjir dan Longsor Saat Hujan Deras di Wiayah Leuwiliang Bogor
Skuad Persib Bandung Kembali Lengkap, Empat Pemain Tim Nasional Sudah Kembali Berlatih
Tak Punya Banyak Waktu untuk Recovery Pasca Memperkuat Tim Nasional Filipina, Sato Siap Kembali Bela PERSIB
Demo Ribuan Buruh Turun ke Jalan Menuntut Kenaikan UMK 15 Persen, Menolak Kenaikan 0,3 Persen yang Ditetapkan Pemda Purwakarta