3. Almarhum dr. Raden Rubini Natawisastra.
Almarhum berasal dari Kalimantan Barat yang menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter keliling pada saat kemerdekaan. Bahkan, almarhum bersama istrinya dijatuhi hukuman mati oleh Jepang karena perjuangannya yang gigih untuk kemerdekaan Republik Indonesia.
4. Almarhum H. Salahuddin bin Talibuddin
Almarhum berasal dari Maluku Utara. Selama 32 tahun, almarhum H. Salahuddin bin Talibuddin dinilai telah berjuang dan ikut membangun Indonesia berdasarkan Pancasila.
“Beliau pernah dibuang ke Boven Digul tahun 1942 dan juga dibuang ke Sawahlunto tahun 1918-1923,” jelas Mahfud MD.
5. Almarhum K.H. Ahmad Sanusi
Almarhum Kyai Ahmad Sanusi adalah anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang belum mendapat gelar Pahlawan Nasional. Almarhum juga tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara yang menghasilkan kompromi lahirnya negara Pancasila.
Itulah nama lima tokoh yang akan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.
Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, keluarga dari lima tokoh tersebut diimbau mempersiapkan diri untuk hadir pada peringatan Hari Pahlawan 10 November, yang rencananya akan digelar pada Senin 7 November 2022 mendatang di Istana Negara Jakarta.***