VIEWJABAR - Pemerintah melalui Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono berkomitmen menyelesaikan pembangunan 61 bendungan pada periode 2014 - 2024, dan sampai tahun 2022 sudah menyelesaikan 38 bendungan.
Dengan demikian kalau seluruh bendungan baru tersebut selesai maka nantinya akan bisa mendukung kurang lebih 20 persen lahan pertanian salah satunya adalah sawah.
Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono juga mengatakan kalau lahan sawah tersebut airnya dipasok dari bendungan, maka lahan tersebut bisa diukur dalam pola tanamnya.
Baca Juga: Hakim Vonis Humkuman 1,5 Tahun Untuk Barada E, Karena Keberanian Menjadi Justice Kolaborator
Bahkan bisa diatur, dimana lahan sawah tersebut bisa dilakukan dua kali tanam dalam setahun, tentunya ini akan sangat membantu dalam ketahanan pangan.
"Kalau lahan tersebut bisa dilakukan dua kali tanam dalam setahun maka produksi pangan akan meningkat, dan inilah ketahanan pangan," ujar Basuki dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 15 February 2023.
Ia juga mengatakan pemerintahan Presiden RI Joko Widodo menargetkan dapat membangun 61 bendungan, saat ini Indonesia sudah mempunyai sekitar 230 bendungan dan berperan untuk menyimpan cadangan air baku.
Baca Juga: Ini Jurus Kampung Ambarayah Tasikmalaya Manjakan Warga, Manfaatkan Dana Swadaya
Pada saat ini Indonesia memiliki sekitar 7,3 juta hektar lahan sawah, namun hanya sekitar 10 persen dari total lahan tersebut yang airnya dipasok dari bendungan, sedangkan sisanya belum.
Hal ini tentunya membuat lahan sawah yang tidak mendapatkan suplai air dari bendungan hanya bisa dilakukan satu kali tanam sehingga kurang optimal untuk meningkatkan produksi pangan, karena hanya mengandalkan air hujan.
Sebelumnya, Dewan Air Dunia atau yang biasa di sebut World Water Council atau WWC mengapresiasi Pemerintah Indonesia karena telah dan terus membangun banyak bendungan untuk mengatasi permasalahan terkait air, seperti mewujudkan ketahanan pangan dan energi.
Dalam pertemuan dengan Dewan Air Dunia, Presiden Jokowi juga menyampaikan arahan bahwa permasalahan air merupakan masalah global yang dihadapi banyak negara.
Hal itu karena air menjadi salah satu sumber utama untuk mewujudkan ketahanan pangan di tengah ancaman krisis pangan pada era kedepan.
Dewan Air Dunia juga sangat mendukung Indonesia sebagai tuan rumah Forum Air Dunia atau World Water Forum pada 2024 nanti.***