Pihak UPI Angkat Bicara
Terpisah, Kepala Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi mengakui pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan yang melibatkan oknum dosen di kampusnya.
"Institusi memahami informasi tersebut dapat menimbulkan perhatian dan kekhawatiran, baik di kalangan sivitas akademika maupun masyarakat luas," kata Vidi dalam keterangannya, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Menanggapi kasus itu, pihak UPI diklaim telah menerima informasi tersebut dan meneruskannya kepada pimpinan universitas.
Vidi menyebut, langkah itu diambil guna menindaklanjuti kasus sesuai dengan mekanisme internal yang berlaku di lingkungan kampus.
"Kami menghormati hak seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara," beber Vidi.
"(Hal itu) termasuk penerapan asas praduga tak bersalah sampai terdapat hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari otoritas kepolisian maupun pihak terkait ihwal dugaan penipuan yang melibatkan oknum dosen di Kampus UPI tersebut.***