Melodi upbeat-nya yang khas dan pesan motivasinya membuat lagu ini tetap relevan, terutama saat kita butuh dorongan untuk bangkit dari keterpurukan.
4. "Gang Kelinci"
Dengan nuansa jenaka dan ringan, Gang Kelinci jadi salah satu lagu Titiek yang mudah diingat.
Liriknya yang menceritakan kehidupan sehari-hari dengan sentuhan humor membuat lagu ini cocok didengar kapan saja, baik untuk bernostalgia maupun sekadar menemani hari.
Baca Juga: DPRD Kota Bandung Minta Dokter PPDS di RSHS Pelaku Kekerasan Seksual Ditindak Tegas
5. "Apanya Dong"
Lagu ini adalah bukti kepiawaian Titiek Puspa mengolah emosi dalam nada. Dirilis pada 1980-an, Apanya Dong mengusung tema cinta dengan gaya santai namun penuh perasaan.
Versi live-nya yang kerap dibawakan Titiek di berbagai acara selalu berhasil mengundang tepuk tangan meriah, dan hingga kini masih asyik diputar di playlist pribadi.
Salahseorang yang mempopulerkan lagu ini adalah Euis Darliah, penyanyia atau rocker asli Sunda.
Perjalanan Karier dan Warisan Abadi
Titiek Puspa bukan sekadar penyanyi; ia adalah legenda yang menginspirasi lintas zaman. Kariernya yang dimulai di era Presiden Soekarno membawanya melintasi tiga zaman pemerintahan Indonesia, dari panggung radio hingga layar kaca.
Ia pernah memenangkan Bintang Radio 1954, membintangi puluhan film di era 1960-1970-an, dan menciptakan lebih dari 300 lagu.
Prestasinya diakui dunia, termasuk saat wajahnya terpampang di Billboard Times Square, New York, dan masuk dalam seri perangko Indonesia pada 2020.
Kabar kepergiannya pertama kali dikonfirmasi oleh manajernya, Mia, dan diperkuat oleh putri sulungnya, Petty Tunjungsari. “Eyang meninggal dengan damai. Mohon maaf atas segala kesalahan beliau selama hidup,” ujar Petty dengan mata berkaca-kaca di RS Medistra.
Sebelum wafat, Titiek sempat tak sadarkan diri saat syuting program televisi pada 26 Maret 2025, lalu didiagnosis mengalami pendarahan otak kiri yang memaksanya dirawat di ICU.
Reaksi Publik dan Penghormatan
Media sosial langsung diramaikan ucapan duka dari penggemar dan selebritas.
Inul Daratista menulis di Instagram, “Selamat jalan Eyang, terima kasih atas semua dukunganmu.” Sementara Rian DMasiv berkomentar, “Indonesia kehilangan permata musik. Karyamu abadi, Eyang.”
Artikel Terkait
Polres Tasikmalaya Bersiaga Amankan Pemilihan Suara Ulang Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 19 April 2025
Link Live Streaming Timnas Indonesia U 17 vs Afganistan Jumat, 11 April 2025 Lewat Tengah Malam
Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Sumedang-Bandung: Satu Orang Meninggal, Dua Luka-luka