VIEWJABAR - Berkaca dari kontribusi yang sudah diberikan untuk kemajuan Kota Bogor dengan berbagai inovasi dengan karya inovatifnya, Walikota Bogor yakni Bima Arya kembali dianugrahi penghargaan sebagai Walikota Kreatif, Inovatif, dan Aspiratif dari Universitas IBN Khaldun (UIKA) Bogor.
Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan acara wisuda ke-77 Program Sarjana, Magister, dan doktor di Puri Begawan, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.
Mujahidin selaku Rektor UIKA Bogor menjelaskan setiap tahun Univeritas IBN Khaldun (UIKA) memberikan penghargaan berupa apresiasi piagam kepada pada tokoh yang berkontribusi dalam memajukan Kota Bogor dan UIKA melalui Program UIKA Award.
Tahun 2023 ini, UIKA memberikan sertifikat penghargaan kepada dua tokoh, salah satunya kepada Bima Arya yang selama menjabat sukses memberikan kontribusi nyata dalam memanjukan Kota Bogor.
"Kami mencatat ada 368 penghargaan yang telah pak wali raih. Mulai dari penghargaan regional, penghargaan provinsi, penghargaan nasional dan penghargaan internasional. Kami yakin dibalik prestasi yang telah diraih ada kerja yang menghasilkan karya sehingga di akhir masa jabatan pak wali kami memberikan penghargaan sebagai Tokoh Inovator dan Inspirator 2023," jelasnya.
Dalam sambutannya, Bima Arya menyebutkan ada manusia-manusia yang ilmunya mengantarkan mereka menuju kekuasaan, kemuliaan dan kehormatan, tapi mungkin jauh lebih banyak manusia yang berpengetahuan dan berilmu tapi tidak lantas mendapatkan kekayaan, kemuliaan dan kekuasaan.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Sabtu 16 Desember 2023, Waktu Magrib Tak Berubah
Bima juga menjelaskan, ada dua faktor penting dari pengetahuan adalah kekuasaan, yakni faktor internal yang terletak pada mindset. Hanya orang-orang dengan open mindset dan bukan fix mindset yang pengetahuannya akan terus berkembang memberi kebaikan dan mungkin berujung pada kekuasaan yang maslahat.
Selanjutkan, ada faktor eksternal yakni manusia tidak bisa hidup sendiri. Gagasan tumbuh tidak mungkin hanya dari ikhtiar sendiri, namun karena ada proses dialektika (dialog dua arah) serta tidak ada inovasi yang tumbuh sendiri melainkan semua karena respon situasi dan lingkungan.
"Mari kita jaga dua hal tadi, kita pastikan jadi manusia yang berpendidikan dan open mindset. Kita sama-sama jaga kebebasan bicara, berekspresi, mengkritisi dan ekosistem yang saling menginspirasi. Kolaborasi dan inovasi adalah jalan mencapai impian kita bersama,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Ginting Permalukan Shi Yu Qi Penyisihan Grup A Tunggal Putra BWF World Tour Finals 2023 di Hangzhou Cina
Turunkan Komposisi Pemain Terbaiknya, Bojan Hodak Optimis Raih Hasil Positif Pada Laga Menghadapi Bali United
Tren COVID-19 di Indonesia Alami Peningkatan di 21 Provinsi, Kementerian Kesehatan RI Imbau Masyarakat Waspada
SEGERA DIRESMIKAN ! Jembatan Otista Bogor Akan Diresmikan Pj Gubernur Jawa Barat, Bima Arya : Dibuka Mulai Senin Pagi dengan Sistem Satu Arah (SSA)
Ratusan Rumah Hancur Dampak Gempa Bumi, 4,0 (M) dan 4,6 (M), Ratusan Warga Kabandungan Kabupaten Sukabumi Tinggal Ditenda Pengungsian !
Spesial Hari Ibu! Taman Tanah Sareal Bogor Menggelar Festival Happy Mother's Day dan Bazar UMKM , Ikuti Perlombaannya Raih Discont Belanjanya
BRI Liga 1 2023/2024 dan Bencana Harta Berlumur Dosa Hadir Menemani Akhir Pekan, INILAH Jadwal Acara TV Swasta Nasional Hari Ini