VIEWJABAR - Gerombolan ratusan monyet yang meneror warga di 21 dusun desa Tanjungsari kecamatan Salawu, tak hanya membuat resah warga dan menimbulkan kerusakan tanaman.
Namun dampak dari ulah monyet-monyet tersebut juga berimbas pada menurunnya pemasukan pajak bumi dan bangunan atau PBB desa Tanjungsari pada tahun ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh para penagih PBB desa Tanjungsari, dimana warga memberikan alasan bahwasanya desanya sering di datangi oleh segerombolan monyet yang merusak ladang.
Baca Juga: Jarang Banyak yang Tahu, Ternyata Kulit Pepaya Memiliki Banyak Manfaat untuk Wajah, Simak Apa Saja?
"Kalau di tagih PBB, warga itu bukannya membayar, tapi malah bilang boro boro bayar Pajak, pare na ge beak di Hakan monyet" kata Hendi yang biasa bertugas menagih PBB menirukan ucapan warga.
Kata kata seperti itu tambah Hendi bukan hanya dari satu atau dua orang warga, namun sudah dari sebagian besar warga.
Teror Gerbolan monyet tersebut kini sudah menyebar di 21 dusun. yang diantaranya Dusun Cinehel, Cigobang, Babakan girang, Babakan Tinggoh, Cinta Asih, Cibiru, Cimpalarang, Sukatani, Cibangban, Legok asih, Cikadu, Lembur sawah, Cimaung to nggoh, Rancamulya, Pasir oray, Cibodas, Sukasari, Sukatani, Gunungsindung, dan dusun Nangewer.
Baca Juga: Benarkah Pertemuan Adalah Kesempatan, H Anda: Pangmotokeun Ke Urang Dahar Bareng!
Dari dusun dusun tersebut pemasukan PBB untuk tahun ini, jumlahnya sangat menurun drastis. Padahal menurut kepala desa Tanjungsari Atep Abdul Kholik, sebelum ada kejadian teror gerombolan Monyet, pemasukan PBB di 21 dusun tersebut tak pernah ada masalah.
"Kalau sekarang kami juga lihat sendiri bagaimana kondisi masarakat di sana, sebagian besar mereka sudah tak bisa lagi menanam palawija, bahkan menanam padi di sawah pun, untuk saat ini di hentikan dulu, karena kalau padinya sudah mau di panen, malah sudah di piheulaan di jarah oleh gerombolan monyet" kata Atep.
Kondisi seperti itu membuat para penagih pajak kebingungan, apalagi menurutnya mereka pun mengalami hal yang sama, dimana tanaman Palawijanya juga hancur d jarah gerombolan monyet.
Baca Juga: Aktivitas Warga Morotai Kembali Normal Setelah di Guncang Gempa Bumi Magnetudo 6,8
Dengan situasi masarakat seperti pemerintah desa Tanjungsari pun menyampaikan rasa kebingungan, karena di satu Sisi pemasukan pajak harus terpenuhi, namun di sisi lain kondisi perekonomian masarakat yang sedang menurun
Akibat tanamannya hancur di jarah monyet
"Kami jiga menyadari selama ini masarakat sedang banyak merugi karena tanamanya banyak di jarah monyet. Untuk menutupi pemasukan PBB ke pemerintah terpaksa kita cari pinjaman dulu" kata Atep
Artikel Terkait
Inilah 4 Langkah untuk Merawat dan Mencegah Kulit Kering, Simak Apa Saja?
Ketahuilah Khasiat Daun Bidara Untuk Kesehatan Tubuh, Anda Memiliki Masalah Kesehatan, Ini Ramuannya
Ada Apa Didi Kempot Ramai Dipergunjingkan? Wajah Musisi Campur Sari Jawa Ada di Google Doodle
Inilah 4 Manfaat Serat yang Perlu Diketahui, Simak Apa Saja?
Kenali Sejak Dini Tanda-tanda Jantung Tidak Sehat, Simak Apa Saja?
Jarang Banyak yang Tahu, Ternyata Kulit Pepaya Memiliki Banyak Manfaat untuk Wajah, Simak Apa Saja?
Konsekwensi dari Sinkronisasi SMAN 7 Kota Tasikmalaya Hasilkan Ini, Diskotik Kejar Prestasi