Balapan Motor Di Rancaupas Kacau, Tim KOMODO Tasik Terjebak Di Rawa

photo author
Eko Aripyanto, View Jabar
- Sabtu, 11 Maret 2023 | 07:30 WIB
Tim KOMODO, yang terjebak di lumpur saat even balapan Rancaupas. Foto/Doc/fakhira/
Tim KOMODO, yang terjebak di lumpur saat even balapan Rancaupas. Foto/Doc/fakhira/

VIEWJABAR - Kekacauan Even Balapan Motor yang di selenggarakan di Rancaupas Kabupaten Bandung, dua pekan lalu terus mendapat kecaman. 

Tak hanya dari pihak pemerintah dan pengelola wisata, bahkan kecaman juga di lontarkan oleh sebagian besar peserta yang mengikuti even balapan motor tersebut.

"Saya sudah lebih dari duapuluh kali ikut even balapan motor, baru kali ini mengalami pengalaman even yang sangat buruk" terang Topan salah satu peserta dari Tasikmalaya yang tergabung dari Tim KOMODO yang ikut andil diajang Balapan motor tersebut.  

Baca Juga: Ternyata, Bunga Rawa yang Rusak di Rancaupas Jenis Bunga Sangat Langka, Ini Kata Pakar

Ketidak profesionalan pihak panitia penyelenggaraan even tersebut, menurut Topan benar-benar telah banyak membuat kekecewaan peserta yang konon katanya jumlahnya mencapai ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah.

"Pada awal star, Ribuaan peserta berjalan mengikuti jalur yang ke arah hutan, namun setelah lepas dari itu, ketika sampai di persimpangan jalana, semua peserta kebingungan, harus ke Mana arah yang dituju, karena di jalur lintasan tidak ada petunjuk arah sama sekali." Kata Topan. 

Dengan demikian, maka akhirnya semua peserta berjalan semaunya. ada yang lurus mengikuti jalan setapak, ada yang sengaja belok ke kanan, ke kiri, semunya berjalan tak beraturan. 

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar, Ali Rasyid Jelaskan Alasan Tasik Selatan Harus Jadi Daerah Otonomi Baru

Peserta dari Tasikmalaya kata Topan mengikuti jalur jalan setapak yang lurus, namun akhirnya malah terjebak di sebuah rawa yang berbentuk kubangan lumpur yang cukup dalam.

"Begitu yang di depan melihat ada tanah Yang becek dan berair, awalnya di kira dalamnya paling hanya sedengkul, tapi begitu dilewati ternyata dalamnya lebih dari satu meter, hingga akhirnya banyak sekali motor yang terjebak di kubangan lumpur yang dalam, sehingga motor tida bisa bergerak sama sekali, hingga akhirnya banyak motor yang di biarkan bertumpuk di lumpur, sedangkan pengendaranya masing masing menyelamatkan diri" cerita Topan. 

Situasi tersebut membuat semua peserta kepanikan, karena di sekitar lokasi tak ada satu pun dari pihak panitia atau tim penolong. Hingga dengan demikian maka mereka saling membantu menyelamatkan diri. 

Baca Juga: Wajib Diketahui, 7 Hal Penyebab Diabetes Pada Anak

" Saat itu peserta yang pingsan lebih dari sepuluh orang karena kecapean, saat berusaha keluar dari rawa lumpur, sedangkan tim penyelamat tidak ada sama sekali" tutur Topan.

Sedangkan mengenai adanya kebun bunga Edelweiss yang hancur, menurut Topan hal itu pasti terjadi, karena rombongan ribuan motor berjalan tak tentu arah. Sehingga ada kemungkin justru malah masuk ke kebun Edelwiss.

"Kami dari tim KOMODO Tasik justru baru tau ada informasi bahwa banyak kebun bunga Edelwiss yang rusak itu dari media, karena sepanjang jalur yang kami lewati tidak pernah melihat adanya kebun Edelwiss atau kebun bunga yang lainnya. Malah kami terus menyusuri hutan belantara hingga akhirnya malah terjebak di rawa lumpur" terang Topan. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Aripyanto

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X