daerah

Dedi Mulyadi: Saya Datang ke Pengadilan Agama sebagai Orang yang Kehilangan Segalanya

Rabu, 2 November 2022 | 14:31 WIB
Dedi Mulyadi naik angkot menuju Pengadilan Agama Purwakarta untuk menghadiri sidang gugat cerai yang dilayangkan istrinya (Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Dedi menambahkan, ikat kepala juga dalam budaya Sunda melambangkan kehormatan, melambangkan kepemimpinan.

Baca Juga: Sederet Produk Afi Farma dari Obat hingga Kecantikan yang 3 Produknya Berpotensi Merusak Ginjal

"Sementara bagi saya sekarang tempat itu (Pengadilan Agama) bukan tempat yang melambangkan kehormatan. Saya hadir di tempat itu sebagai orang yang kehilangan segalanya," ungkapnya.

Dedi menambahkan, karena kehilangan segalanya, ia berada di Pengadilan Agama bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Ia kehilangan kehormatan, kehilangan kepemimpinan dan kehilangan segalanya.

"Oleh karena itu saya tak mengenakan ikat kepala ke tempat itu," katanya.

Dedi menjelaskan lagi, karena bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, dirinya harus ikhlas menerima apa pun keputusannya nanti.

Itulah ungkapan Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta dua periode yang digugat cerai istrinya, Anne Ratna Mustika, yang kini menjadi Bupati Purwakarta menggantikan dirinya.***

Halaman:

Tags

Terkini