Dedi Mulyadi: Saya Datang ke Pengadilan Agama sebagai Orang yang Kehilangan Segalanya

photo author
Lalan Tresna, View Jabar
- Rabu, 2 November 2022 | 14:31 WIB
Dedi Mulyadi naik angkot menuju Pengadilan Agama Purwakarta untuk menghadiri sidang gugat cerai yang dilayangkan istrinya (Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Dedi Mulyadi naik angkot menuju Pengadilan Agama Purwakarta untuk menghadiri sidang gugat cerai yang dilayangkan istrinya (Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

VIEWJABAR - Dedi Mulyadi, anggota DPR RI yang digugat cerai oleh istrinya, Anne Ratna Mustika, kini lebih terbuka mengungkapkan kegundahan hatinya.

Dedi Mulyadi mengaku, dengan adanya gugat cerai dari istrinya Anne Ratna Mustika, ia merasa kehilangan segalanya.

Itulah alasannya, kata Dedi Mulyadi, mengapa ia datang ke Pengadilan Agama Purwakarta tidak mengenakan ikat kepala sebagai mana biasa ia kenakan.

Diketahui, Dedi Mulyadi menghadiri sidang lanjutan gugat cerai yang diajukan istrinya, Bupati Purwakarta Anne Rata Mustika pada 27 Oktober 2022 lalu.

Ketika berangkat menuju Pengadilan Agama, selain naik angkot, Dedi juga tak berpakaian khas seberti biasanya: putih-putih dengan ikat kepala putih juga.

Baca Juga: Jabar Baheula: Tragis, Wanita Sunda Cantik Ini Akhirnya Ditukar dengan 3 Meriam

Saaat itu mantan Bupati Purwakarta dua periode ini mengenakan celana hitam, baju salur hitam. Kepalanya polos tanpa ikat.

Dedi Mulyadi membeberkan alasannya mengapa ia tak mengenakan ikat kepala ketika menghadiri sidang gugat cerai yang diajukan istrinya.

Menurutnya, ikat kepala itu merupakan lambang kehormatan.

Dalam budaya Sunda, lanjutnya, ikat kepala mengandung filosofi yang dalam dan sangat bermakna.

Baca Juga: Miris, Inilah Kondisi Rumah Rohimah, ART Warga Limbangan Garut Korban Penganiayaan dan Penyekapan Majikan

"Sing carincing pageuh kancing sing saringset pageuh iket," ungkapnya dalam Facebook Kang Dedi Mulyadi.

Artinya, sing carincing pageuh kancing itu harus bersikap waspada. Sementara sing saringset pageuh iket pikiran harus fokus.

"Pikiran jangan ke mana-mana, harus fokus, fokus ke hati," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Sumber: Facebook Kang Dedi Mulyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X