Aura Malam Jumat Beda, Ponpes Santri Sinatria Qur'ani Qur'an Soreang Lakukan Ini, Hadir Yusep Sudrajat

photo author
Budi SK, View Jabar
- Minggu, 27 November 2022 | 09:36 WIB
Suasana kegiatan malam Jumat di Ponpes dengan membaca surat Yassin meski suasananya berbeda (Budi SK/ViewJabar)
Suasana kegiatan malam Jumat di Ponpes dengan membaca surat Yassin meski suasananya berbeda (Budi SK/ViewJabar)

VIEWJABAR - Kebiasaan di malam Jumat bagi sebagian umat muslim diisi dengan kegiatan pengajian atau membaca surat Yassin.

Karena faedah malam Jumat memiliki filosofi berarti bagi umat muslim.

Begitupun aura yang dihembuskan di malam Jumat terasa berbeda dengan malam lainnya.

Baca Juga: Guncangan Gempa Kembali Terjadi di Kota Sukabumi Hari Ini, Minggu 27 November 2022, Kekuatan 3,5 M

Inilah yang dilakukan sosok Brigjen TNI (Prun) Yusep Sudrajat dalam mengisi kegiatan di malam Jumat.

Dirinya bergabung dengan para santri dan pengurus Ponpes Santri Sinatria Qur'ani Qur'an, di Soreang Kabupaten Bandung untuk membaca surat Yassin bersama sama.

"Pondok pesantren ini sangat luar biasa tanpa bantuan dari pemerintah tapi bisa berjalan dan mampu menampung santri santriwan sebanyak 50 orang," kata Yusep Sudrajat belum lama ini sesaat mengikuti pengajian.

Baca Juga: Pemeliharaan DAS Citarum Harum Subsektor 03 Cipamokolan, Patroli Sungai di Kampung Ciputat, Bojongsoang

Sementara Brigjen TNI (Prun) Yusep Sudrajat adalah sosok Balon (bakal calon) dalam bursa legislatif Pemilu 2024 dari Parpol PAN.

Secara pribadi Yusep memuji keberadaan Ponpes tersebut tanpa ada bantuan dari pemerintah namun mampu menampung para santri dengan jumlah cukup banyak.

Para santri santriwan umumnya yatim piatu dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Heboh! Video Viral Wasit Piala Dunia Pernah Meniupkan Pluitnya di Laga Indonesia

Sementara itu, H Aep Saepudin, pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Sinatria Qur'ani Qur'an mengatakan, hingga saat ini lahan yang ditempatinya adalah tanah hibah.

"Meski bangunannya sebagian besar berbahan bambu namun lahan yang ditempatinya terus bertambah karena ada yang hibah," kata H Aep Saepudin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X