VIEWJABAR - Rekaman video pidato Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika soal hutang DBH (dana bagi hasil) di zaman Dedi Mulyadi kini viral. Bahkan dalam video viral tersebut, Anne Ratna Mustika melontarkan kata 'sia'.
Dalam rekaman viral itu Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyebutkan bupati sebelumnya, Dedi Mulyadi, masih punya hutang DBH selama 2 tahun.
Menurut Anne Ratna Mustika, sebenarnya hutang DBH di zaman Dedi Mulyadi itu tiga tahun, namun yang setahun sudah ia bayarkan sebesar Rp28 miliar.
Jadi, lanjut Anne Ratna Mustika, hutang DBH di zaman Dedi Mulyadi masih dua tahun lagi.
Anne Ratna Mustika juga menyebutkan, Dedi Mulyadi menginginkan agar hutang DBH tersebut dirinya yang membayar.
Baca Juga: Pencarian Helikopter Polri yang Jatuh di Babel Ada Titik Terang, Satu Kru Ditemukan
Bahkan Dedi Mulyadi, kata Anne, meminta pertolongan DPRD agar dirinya mau membayarkan hutang tersebut.
"Zaman ka pungkur, bupati sateuacan abdi nepi ka ayeuna aya keneh hutang DBH dua taun, hayang dibayarkeun ku abdi, sia teh teu boga kaera.., (dulu, bupati sebelum saya, sampai sekarang masih punya hutang DBH dua tahun, maunya saya yang bayarkan, kamu teh tak punya malu)."
Begitu di antaranya pidato Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika soal hutang DBH di zaman Dedi Mulyadi yang dikutip Viewjabar.com dari akun TikTok @TiwiFatimah pertiwi, Senin 28 November 2022.
Dari rekaman yang viral tersebut, soal hutang DBH di zaman Dedi Mulyadi itu disampaikan Anne Ratna Mustika di hadapan ibu-ibu dan sejumlah kepala desa.
Baca Juga: Sudah Dua Negara Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Nasib Jerman Bagaimana?
"Asalna mah tilu taun, tapi nu sataun tos dibayarkeun ku abdi, dibayarkeun 28 miliar. Ayeuna dua taun deui, hayang dibayarkeun ku abdi, antepkeun siapa elu? (Aslanya tiga tahun, tanu yang setahun sudah saya bayarkan, dibayarkan Rp28 miliar. Sekarang dua tahun lagi, mau dibayarkan sama saya, biarkan saja, siapa elu)," ungkap Anne Ratna Mustika lagi.
Menurut Anne Ratna Mustika, sekarang ini Dedi Mulyadi meminta bantuan Dewan agar hutang DBH dibayarkan.
"Menta bantuan dewan ayeuna teh. Saha anu ngahutang, saha anu kudu mayar (Sekarang meminta bantuan dewan, siapa yang berhutang, siapa yang haus bayar)," ujarnya.
Artikel Terkait
Pasheman90 Ekstrakurikuler Kreatif dan Berprestasi dari SMKN 2 Garut
Celana Dalam dan Pembalut Jadi Primadona Perempuan Korban Gempa Cianjur
Inilah 8 Negara Pemuncak Klasemen Sementara Grup Piala Dunia 2022, Peluang ke Babak 16 Besar Terbuka Lebar
Klub Al Nassr Asal Arab Saudi, Tawari Cristiano Ronaldo Gaji Rp1,172 Triliun Setahun
Sudah Dua Negara Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Nasib Jerman Bagaimana?
Pencarian Helikopter Polri yang Jatuh di Babel Ada Titik Terang, Satu Kru Ditemukan