Wisatawan Asal Tasikmalaya Hilang Terseret Ombak di Pangandaran

photo author
Lalan Tresna, View Jabar
- Kamis, 5 Januari 2023 | 22:05 WIB
Ilustrasi, dua warga Tasikmalaya terseret ombak di Pangandaran (PIXABAY/ geralt)
Ilustrasi, dua warga Tasikmalaya terseret ombak di Pangandaran (PIXABAY/ geralt)

VIEWJABAR - Dua orang wisatawan asal Tasikmalaya terseret ombak ke tengah laut di Pantai Pangandaran, Kamis 5 Januari 2023 siang.

Satu dari dua wisatawan Tasikmalaya berhasil diselamatkan, namun satu orang lagi tenggelam dibawa arus laut Pangandaran.

Tim Search And Rescue (SAR) hingga Kamis petang masih melakukan pencarian terhadap satu wisatawan asal Tasikmalaya yang hilang di Pangandaran tersebut.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Pangandaran, AKP Sugianto mengatakan, petugas SAR gabungan sudah melakukan penyisiran untuk melakukan pencarian hingga Kamis petang, namun belum juga diketahui keberadaannya.

Baca Juga: Seru, Dedi Mulyadi Sambangi Toko Tempat Kerja Rozy Zay Haikiki di Serang

"Masih dilaksanakan pencarian," kata AKP Sugianti di Pangandaran dikutip dari Antara.

AKP Sugainto mengatakan, peristiwa itu bermula ketika dua wisatawan, yakni Ilham Muhamad (16) dan Rifki (17), warga Kabupaten Tasikmalaya berenang menggunakan papan selancar di Pantai Barat.

Namun gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret keduanya ke tengah lautan.

Salah seorang di antaranya, yakni Ilham berhasil diselamatkan, namun satu lagi Rifki hilang terseret ombak.

"Dua orang, satu selamat, yang satu belum ketemu, mereka sedang bermain di Pos 4 tiba-tiba datang angin sama ombak besar lalu mereka terseret, diduga tidak bisa berenang," katanya.

Baca Juga: Rozy Zay Hakiki yang Diberitakan Selingkuh dengan Mertua, Datangi Polda Banten untuk Laporkan Norma Risma

Ia menyampaikan situasi di Pantai Pangandaran tidak terlalu ramai oleh wisatawan saat hari-hari biasa, meski begitu pengunjung harus tetap waspada karena gelombang laut dan angin cukup besar.

Pihaknya mengimbau pengunjung untuk tidak berenang terlalu tengah ke lautan, terutama di kawasan zona bahaya karena khawatir datang ombak besar yang bisa menyeretnya ke tengah lautan.

"Pokoknya berhati-hati, waspada karena angin besar tiba-tiba datang, gelombang datang tinggi, boleh aktivitas berenang tapi jangan terlalu ke tengah," kata Sugianto.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X