VIEWJABAR - Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kampung Lampegan, Desa Nangewer Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, dilakukan penanaman pohon jagung.
Penanaman pohon jagung dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kampung Lampegan tersebut di lahan seluas 2 hektar.
Upaya meningkatkan ketahanan pangan dengan menanam pohon jagung di Kampung Lampegan diakui Punduh Emus di Kantor Desa Nangewer, Jumat 20 Januari 2023.
Saat ditemui Punduh Emus didampingi Kepala Desa Endang Sunarli, menyebutkan ketahanan pangan dengan menanam pohon jagung, hasilnya sudah dirasakan oleh warga Lampegan.
"Kita sudah melakukan tiga kali panen jagung dengan umur pohon yang berbeda," kata Punduh Emus.
Disebutkan, panen pertama dilakukan dengan cara memetik jagung pada usia tanam normal, yaitu 60-70 hari.
Namun dipanen kedua, kata Punduh Emus, bukan hanya jagung saja yang diambil akan tetapi sekaligus dengan batang pohonnya.
Hal ini dilakukan guna menyiapkan pakanan ternak sapi perah meski hasil yang didapat jauh berbeda dengan petik jagungnya saja.
"Hasil yang didapat sangat jauh berbeda dan lebih menguntungkan petik jagungnya saja," ucap Punduh.
Baca Juga: Getaran Gempa Guncang Jawa Barat Hari Ini, BMKG Sebut Kabupaten Cianjur Magnitudo 4,3
Sedangkan Punduh yang dimaksud di sini adalah aparat desa yang membawahi RW (Rukun Warga) di perkampung, dan dijabat oleh seorang Punduh.
Sementara itu Kepala Desa Nangewer, Endang Sunarli, menyebutkan untuk meningkatkan ketahanan pangan dilakukan penanaman jagung dan tembakau.
Artikel Terkait
Nesya Dara Surachman Atlit Cabor Basket Ball SATAS, Kini Konsentrasi Seleksi PON
Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Selasa 24 Januari 2023, Magrib 18:17 WIB
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Selasa 24 Januari 2023 Waktu Magrib 18:15 WIB
Biaya Haji Tahun 2023 Diusulkan Naik, Begini Tanggapan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI
Konsep Terintegrasi Bentuk Anak Bangsa, SMAN 4 Kota Tasikmalaya Terapkan 3D, Deudeuleu, Dédèngé, Dadasar
Getaran Gempa Guncang Jawa Barat Hari Ini, BMKG Sebut Kabupaten Cianjur Magnitudo 4,3
Baru Saja Gempa Getarkan Sulawesi Utara, BMKG Sebut Melonguane Hari Ini Selasa 24 Januari 2023 Magnitudo 5,9