VIEWJABAR - Aksi Gerombolan monyet di desa Tanjungsari kecamatan Salawu Makin menjadi jadi. Sepekan lalu gerombolan monyet sempat memblokir jalan kampung Legokmuncang Citamiang, sehingga selama lima jam warga pun tak berani melewatinnya, karena gerombolan monyet yang jumlahnya ratusan berkeliaran di tengah jalan.
Aksi blokade jalan yang di lakukan gerombolan monyet pada Kamis (16/2) pagi tersebut kembali terjadi, kali ini rombongan kepala desa yang menggunakan mobil dinas desa juga di cegat, sehingga tak bisa lewat.
"Kami bersama aparat naik mobil dinas, mau rapat dengan warga di kampung Legokmuncang Citamiang di tengah jalan di cegat monyet yang jumlah banyak sekali" kata kepala Desa Tanjungsari Atep Abdul Cholik.
Baca Juga: Ini Rahasiah Beras Kampung Adat Naga Tasikmalaya Harganya Meroket, Anda Penasaran, Kunjungi Segera
Gerombolan monyet tersebut terlihat berlarian dan bermain main di tengah jalan, begitupun di sebelah samping dan kiri jalan. Telihat saling bergelantungan
Bahkan kata Atep yang lebih menakutkan lagi ada juga diantaranya yang sampai naik ke atas mobil.
Bahkan ketika ada yang memaksa melewatinya dengan motor, langsung di kejar kejar
Baca Juga: Ibu Harus Tau, Inilah Penyebab Leukemia serta Cara Pengobatannya Pada Anak
"Kami semua yang berada di dalam mobil jadi ketakutan, apalag di dalam mobil banyak aparat perempuan" kata Atep.
Karena takut tejadi sesuatu akhirnya mobil pun terpaksa di hentikan dan harus menunggu monyet monyet tersebut pergi.
Selain mobil desa saat itu juga ada mobil angkutan umumyang mau mengantarkan muatannya ke kampung legok muncang.
Akibat kejadian tersebut akhirnya kepala desa dan aparat yang semula akan melaksanakan rapat dengan warga pada pukul 09.00 terpaksa baru bisa di laksanakn pada pukul 11.00.
Gangguan monyet di desa Tanjungsari kata Kepala desa sudah sangat kelewatan. Karena tak hanya merusak tanaman palawija di kebun kebun dan tanamam padi di sawah. Namun gerombolan monyet seolah menjadi teror kepada warga karena sering mengganggu masarat dengan cara memblokade jalan.
"Memang sampai saat ini, kami belum menerima informasi ada warga yang di gigit monyet, tetapi yang sangat meresahkan manakala kalau sudah turun ke jalan dan Jumlahnya juga Sampai ratusan ekor. akhirnya wargapun tak berani melewatinya." Terang Atep.***
Artikel Terkait
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan: World Water Forum, Tonggak Penting Untuk Indonesia Kedepan
Kata Gus Baha, Bacaan Tasyahud Merupakan Dialog Antara Nabi SAW dengan Allah SWT, saat Isra Miraj
Ibu Harus Tau, Inilah Penyebab Leukemia serta Cara Pengobatannya Pada Anak
Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Februari 2023, Magrib 18:15 WIB
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Sabtu 18 Februari 2023 Waktu Magrib 18:13 WIB
Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Gempa Pulau Lombok Guncang Lombok Utara Magnitudo 4,9 Hari Ini
Ini Rahasiah Beras Kampung Adat Naga Tasikmalaya Harganya Meroket, Anda Penasaran, Kunjungi Segera