VIEWJABAR - Rusia terus melancarkan serangan rudal ke wilayah Ukraina dan menghancurkan sejumlah infrastruktur di wilayah Ukraina.
Gempuran udara Rusia terhadap Ukraina mengakibatkan matinya jaringan listrik di sebagian besar wilayah timur Ukraina.
Suhu udara di Ukraina sangat dingin berada di bawah nol derajat, jutaan warga Ukraina terancam kedinginan.
Baca Juga: Sehat Ala Nabi, Cara Mudah Mengobati Demam, Begini Petunjuk yang Diajarkan Nabi SAW
Rudal rudal Rusia telah menghancurkan sistem energi yang ada di Ukraina dan menyebabkan wilayah Ukraina hidup tanpa listrik.
Serangan Rusia terhadap Ukraina menjadi gelombang ke 8 dalam delapan pekan terakhir serangan udara Rusia terhadap Ukraina.
Pihak Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) menyebutkan serangan rudal Rusia membahayakan jutaan warga sipil Ukraina.
Karena serangan rudal yang dilancarkan Rusia telah merusak jaringan infrastruktur vital di Ukraina termasuk sistem energi.
Suhu di Ukraina saat ini berada di bawah nol derajat bahkan minus 8 derajat di beberapa wilayah, dan warga sipil sangat membutuhkan pemanas ruangan.
Kolega juru bicara PBB Stephanie Tremblay mengatakan gelombang serangan rudal Rusia telah membuat jutaan warga sipil hidup tanpa listrik.
"Gelombang lain serangan rudal saat ini telah membuat jutaan orang hidup tanpa listrik dan air di sejumlah wilayah di utara, tengah dan selatan, serta di ibu kota Kiev," katanya dilansir ViewJabar dari Antara Selasa 6 Desember 2022.
Tremblay menjelaskan, pasokan air mengalami gangguan karena minimnya listrik untuk menjalankan pompa di wilayah Odesa Ukraina.