Makanya kata Hilman Latief kalau persoalan Haji dan umrah ini dikelola dengan baik maka bisa memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Kedekatan Amanda Manopo (Andin) Dengan Arya Saloka (Aldebaran) Berlanjut Hingga Ke Dunia Nyata
Jika ini dapat dikelola dan dikembangkan dengan baik, tentu akan memberikan manfaat secara ekonomi bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya, termasuk masyarakat Indonesia," kata Hilman Latief
Menurut Hilman Latief ke depan antar Arab Saudi dan Indonesia perlu meningkatkan kerja sama baik jangka pendek, menengah dan juga jangka panjang.
Negara Arab Saudi sebagai penyelenggara ibadah Haji dan umrah sedangkan Indonesia sebagai negara terbanyak sedunia pengirim jemaah Haji dan umrah.
Baca Juga: Perluasan Lahan Sawah 100 Hektare di Desa Padawaras Tasikmalaya, Gagal, Ternyata Ini Penyebabnya
“Sinergi ini perlu terus dimaksimalkan untuk saling memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara," kata Hilman Latief.
Sementara produk Indonesia yang hadir dalam pelaksanaan Indonesian Hajj Expo 2023 diantaranya kopi, teh, kecap saos sambal dan pudding.
Ada juga jamur kemasan kaleng, produk mie, santan bubuk, tepung krispi, gula merah, kemiri, margarin, beras, bubur kacang hijau atau ketan hitam.
Produk sambel terasi, ikan tuna kaleng, dan aneka kebutuhan ikan beku juga hadir dalam Indonesian Hajj Expo 2023 tersebut.
Selain itu aneka bumbu masakan juga hadir dalam Indonesian Hajj Expo 2023 yang diselenggarakan di Jeddah Arab Saudi.
Bumbu masakan yang hadir dalam pameran tersebut antara lain bumbu semur, bumbu kuning, bumbu Lombok ijo, bumbu gulai, bumbu pindang, bumbu asam manis, bumbu balado, bumbu rica, dan bumbu tongseng. ***