Bersepeda bersama demi solidaritas dan dukungan bagi kemerdekaan Palestina itu diadakan, mengingat penderitaan yang tak berkesudahan yang dialami warga palestina akibat penjajahan dan penerapan sistem segresi rasial (apartheid) oleh pemerintah Israel.
Penderitaan itu bertambah berat dalam kurn waktu hampir dua bulan terakhir akibat bombardir tentara Israel yang mengabaikan hukum internasional.
Kesewenang - wenangan yang mengarah ke genosida, terhadap Gaza, sejauh ini lebih dari 14.500 orang tewas, setengah diantaranya adalah balita dan anak - anak meninggal, dan jutaan orang terpaksa mengungsi.
Saat ini menurut Fahmi, pasca gencatan senjata serangan masih saja dilakukan secara membabi buta oleh tentara Israel.
Komunitas Sepeda tutur Fahmi, yang tergabung dalam aksi tidak berhenti hanya pada sikap mengutuk berlangsungnya kekerasan dan kematian warga sipil, termasuk anak - anak, melainkan ikut mendesak agar ada langkah - langkah nyata di level nasional dan internasional untuk mengakhiri penjajah dan pengusiran terhadap bangsa Palestina.
Hingga berita ini diturunkan, peserta yang telah mendaftarkan bergabung dalam kegiatan Ride For Palestin sudah mencapai ratusan peserta.
Hasil penggalangan dana dari kegiatan ini, akan disalurkan kepada warga Palestine melalui Salam AID, lembaga kemanusiaan yang telah terjun langsung ke Palestina untuk menyalurkan bantuan.***
Artikel Terkait
Persib Bandung Ditahan Imbang PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bojan: Kami Terlalu Banyak Melakukan Kesalahan Teknis
Hasil Imbang Menghadapi PSM Makassar, Marc Klok Akui Ada Perasaan Kecewa Namun Tetap Bersyukur Atas Hasil Akhir Tersebut
Produk UMKM Dapat Lebih Awet dan Tahan Lama, Begini Kata Pakar IPB University dari Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta)